
Foto ilustrasi Whatssapp. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Meta memperkenalkan fitur obrolan Incognito untuk Meta AI di WhatsApp yang diklaim mampu menghadirkan percakapan sepenuhnya privat antara pengguna dan kecerdasan artifisial (AI). Fitur baru tersebut disebut dirancang dengan fokus utama pada perlindungan privasi pengguna.
Melalui konferensi video daring pada Selasa (12/5/2026), Meta menjelaskan fitur tersebut dibangun menggunakan teknologi “Private Processing” atau Pemrosesan Privat. Teknologi ini diklaim membuat isi percakapan pengguna dengan Meta AI tidak dapat diakses pihak lain, termasuk perusahaan Meta sendiri.
VP & Head of Product WhatsApp, Alice Newton-Rex, mengatakan privasi pengguna menjadi perhatian utama dalam pengembangan integrasi AI di WhatsApp.
“Obrolan Incognito dengan Meta AI benar-benar privat, tidak seorang pun bisa membaca percakapan Anda, bahkan kami pun tidak,” ujar Alice Newton-Rex.
Digunakan untuk Pertanyaan Sensitif
Alice menjelaskan semakin banyak pengguna memanfaatkan AI untuk mencari informasi maupun meminta saran terkait hal-hal sensitif, mulai dari persoalan keuangan, kesehatan, pekerjaan, hingga dokumen pribadi.
“Apakah itu soal keuangan atau pertanyaan kesehatan, atau nasihat mengenai bagaimana menjawab mesej yang sulit dari teman atau kolega, atau sesuatu seperti mendapatkan nasihat mengenai dokumen pribadi yang memiliki informasi peribadi. Jadi, kami pikir sangat penting untuk memberikan kemampuan kepada orang untuk menanyakan pertanyaan ini secara pribadi,” kata Alice.
Percakapan Tidak Disimpan
Meta menyebut seluruh pesan dalam fitur Incognito Chat diproses di lingkungan aman yang tidak dapat diakses oleh Meta maupun WhatsApp. Selain itu, percakapan pengguna tidak akan disimpan dan otomatis hilang setelah pengguna keluar dari obrolan.
Menurut Alice, sistem tersebut menggunakan berbagai lapisan teknologi privasi dan keamanan untuk melindungi data pengguna selama proses interaksi dengan AI berlangsung.
“AI memproses permintaan secara pribadi di dalam mesin virtual rahasia sedemikian rupa sehingga kita tidak mungkin melihat isinya atau mengetahui dari pengguna mana permintaan tersebut berasal,” ujarnya.
Segera Hadir di WhatsApp
Meta mengungkapkan fitur Incognito Chat akan mulai diluncurkan di WhatsApp dan aplikasi Meta AI dalam waktu mendatang.
Selain itu, perusahaan juga tengah menyiapkan fitur “side-chat” berbasis Pemrosesan Privat yang memungkinkan pengguna mendapatkan bantuan AI secara lebih personal tanpa mengorbankan keamanan data pribadi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Meta memperkuat fitur AI berbasis privasi di tengah meningkatnya kekhawatiran pengguna terhadap keamanan data dan kerahasiaan percakapan digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































