Ronaldo Pergi dari Piala Dunia, Portugal Terancam Tragedi Komersial

1 hour ago 2

Jumali

Jumali Sabtu, 25 Juli 2026 16:27 WIB

Ronaldo Pergi dari Piala Dunia, Portugal Terancam Tragedi Komersial

Cristiano Ronaldo/Instagram: Reuterssport

Harianjogja.com, JOGJA—Cristiano Ronaldo dipastikan tidak akan lagi tampil di ajang Piala Dunia bersama Timnas Portugal. Keputusan tersebut bukan hanya menjadi akhir perjalanan salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah, tetapi juga memunculkan kekhawatiran besar terhadap masa depan komersial sepak bola Portugal.

Ronaldo mengonfirmasi Piala Dunia terakhirnya berakhir setelah Portugal tersingkir dari Spanyol. Meski belum mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional, dia memastikan tidak akan tampil lagi di panggung Piala Dunia.

Keputusan itu membuat Portugal memasuki babak baru. Timnas yang selama lebih dari dua dekade identik dengan Ronaldo kini harus bersiap menghadapi transisi, baik dari sisi prestasi maupun nilai bisnis.

Secara olahraga, Ronaldo meninggalkan warisan luar biasa. Dia tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola internasional putra, menjadi pemain pertama yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia, serta membela Timnas Portugal selama lebih dari 20 tahun.

Namun, dampak terbesar diperkirakan justru muncul di luar lapangan. Popularitas Ronaldo selama ini membantu Portugal menarik sponsor, memperluas pasar internasional, dan meningkatkan nilai komersial federasi.

Pakar pemasaran Daniel Sa menilai pengaruh Ronaldo terhadap citra Portugal jauh melampaui kontribusinya sebagai pemain.

"Mungkin terdengar agak keras, tetapi dari sudut pandang merek, Ronaldo jauh lebih besar dibandingkan seluruh Timnas Portugal dan banyak tim nasional lainnya jika digabungkan," ujar Daniel Sa kepada kantor berita Lusa.

Menurut dia, besarnya pengaruh Ronaldo baru akan benar-benar terasa ketika sang megabintang sudah tidak lagi membela Portugal.

"Saya tidak sedang membuat analisis sepak bola, melainkan analisis merek. Ini akan menjadi sebuah tragedi ketika dia pergi karena banyak orang belum memahami besarnya perhatian media yang akan hilang. Kami akan seperti turun di eskalator berkecepatan tinggi," ujarnya. Daniel Sa juga menegaskan Ronaldo telah menjadi sosok utama yang membantu federasi memperoleh berbagai kontrak komersial selama lebih dari dua dekade.

"Dia adalah sosok yang membuat mereka menandatangani banyak kontrak dan menghasilkan banyak uang selama lebih dari 20 tahun," ucapnya.

Meskipun Portugal diyakini mampu mencari pengganti posisi, kapten, maupun pencetak gol baru, daya tarik global yang selama ini dibawa Cristiano Ronaldo dinilai menjadi warisan yang paling sulit digantikan. Meski tidak akan tampil lagi di Piala Dunia, Ronaldo masih berpeluang kembali mengenakan seragam Portugal.

Sejumlah laporan menyebut dia bisa mendapat laga perpisahan pada ajang UEFA Nations League, kemungkinan saat menghadapi Wales di Lisbon. Sampai sekarang belum ada kepastian mengenai pertandingan terakhir Ronaldo bersama Timnas Portugal.

Pelatih baru Jorge Jesus menyerahkan keputusan tersebut kepada kondisi fisik dan keinginan sang pemain.

"Cristiano adalah simbol sepak bola Portugal, simbol tim nasional, dan simbol Portugal. Hal itu akan selalu tercatat dalam sejarah," kata Jorge Jesus.

"Selama dia masih memiliki kondisi yang memungkinkan untuk membela tim nasional, saya akan melakukan apa yang menurut saya terbaik untuk tim."

Di level klub, Ronaldo masih terikat kontrak dengan Al Nassr dan terus memburu target 1.000 gol sepanjang kariernya. Kepergian Ronaldo dari panggung Piala Dunia menjadi akhir dari sebuah era yang penuh prestasi dan kontroversi.

Meskipun Portugal akan kehilangan sosok ikoniknya, warisan yang ditinggalkan Ronaldo akan terus dikenang oleh para penggemar sepak bola di seluruh dunia. Semoga Portugal dapat menemukan jalan baru untuk tetap bersaing di kancah internasional dan mempertahankan daya tarik komersialnya di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |