
Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi. - ist/PSIM
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja kembali mengirimkan salah satu pemainnya untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia. Kiper andalan Laskar Mataram, Cahya Supriadi, dipastikan masuk dalam skuad Garuda yang akan tampil pada ajang ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 setelah manajemen klub menerima surat pemanggilan resmi dari PSSI.
Penjaga gawang asal Karawang tersebut melanjutkan langkahnya bersama tim nasional setelah menuntaskan Pemusatan Latihan (TC) Tahap 1 pada pertengahan Juli 2026. Selanjutnya, Cahya mengikuti Pemusatan Latihan Tahap 2 di Bali pada 12–25 Juli 2026 sebelum menjalani ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 yang berlangsung mulai 25 Juli hingga 27 Agustus 2026.
PSIM Sambut Positif Pemanggilan Cahya
Manajemen PSIM menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan tim pelatih Timnas Indonesia kepada Cahya Supriadi. Klub berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan sang pemain untuk menunjukkan kualitas terbaiknya bersama skuad Garuda.
Manajer PSIM Jogja, Iksan Mahar, mengatakan pemanggilan tersebut menjadi kebanggaan bagi klub. PSIM bangga Pelatih Tim Nasional Indonesia John Herdman memberikan kepercayaan kepada salah satu pemain andalan, Cahya Supriadi, untuk bergabung skuad ASEAN Championship 2026.
"Kami berharap Cahya memberikan kemampuan terbaik dalam setiap sesi bersama skuad Garuda,” ungkap Iksan sebagaimana dilansir laman resmi PSIM, Sabtu (25/7/2026).
Berbekal Pengalaman di ASEAN Championship
ASEAN Championship bukan menjadi pengalaman pertama bagi Cahya. Sebelumnya, ia juga pernah tampil pada ajang yang sama pada 2024 sehingga dinilai telah memiliki bekal pengalaman menghadapi atmosfer kompetisi sepak bola Asia Tenggara.
Menurut Iksan, pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal bagi Cahya untuk membantu Timnas Indonesia meraih hasil lebih baik pada edisi kali ini.
“Tampil di ajang ASEAN bukan hal baru bagi Cahya karena dia pernah tampil di ajang serupa pada 2024 lalu. Jadi, kami berharap Cahya bisa mempersembahkan prestasi lebih baik bagi timnas yang belum pernah juara ajang sepak bola paling prestise di Asia Tenggara.”
Diharapkan Berdampak Positif bagi PSIM
Selain menjadi kesempatan membela Merah Putih, manajemen PSIM menilai pengalaman di level internasional akan memberikan manfaat bagi perkembangan individu Cahya Supriadi. Peningkatan kualitas teknik maupun mental bertanding diharapkan dapat menjadi bekal saat kembali memperkuat Laskar Mataram pada kompetisi Liga Indonesia musim mendatang.
“Bagi PSIM, kehadiran Cahya di timnas semoga bisa meningkatkan kemampuan pribadi dia yang juga memberikan dampak positif bagi PSIM di musim mendatang,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































