Basarnas Kerahkan 15 Armada Cari Korban Virgo Transport 8

2 hours ago 1

Newswire

Newswire Minggu, 13 September 2026 19:07 WIB

Basarnas Kerahkan 15 Armada Cari Korban Virgo Transport 8

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator (tengah) dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). Antara/Tumpal Andani Aritonang

Harianjogja.com, BANJARMASIN—Basarnas mengerahkan 15 armada laut dan udara untuk mencari korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9). Kekuatan tersebut terdiri atas 11 kapal, satu helikopter, dan tiga pesawat.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan pengerahan unsur laut melibatkan kapal Basarnas dari Banjarmasin, Surabaya, dan Makassar yang bergerak menuju lokasi kejadian. Selain itu, empat KRI TNI AL dilaporkan telah mendekati lokasi kecelakaan.

“Unsur laut, kapal Badan SAR Nasional yang ada di Banjarmasin, kemudian yang ada di Surabaya, dan juga yang ada di Makassar dikerahkan menuju lokasi kejadian,” kata Syafii dalam konferensi pers penanganan kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Banjarmasin, Minggu.

Pencarian Korban Virgo Transport 8 dari Udara

Operasi pencarian juga diperkuat dengan unsur udara. Basarnas mendapat dukungan pesawat dari Skadron 400 TNI AL Surabaya, satu helikopter Polri, pesawat CN-235 TNI AL, serta satu pesawat Karavan BNPB yang mulai diperbantukan dalam operasi.

Tidak hanya armada yang secara khusus bergerak menuju lokasi, sejumlah kapal yang berada di sekitar perairan tempat kejadian turut membantu operasi pencarian dan pertolongan. Kapal-kapal tersebut menjadi bagian dari potensi SAR yang dikerahkan untuk mempercepat penanganan kondisi darurat.

Syafii mengatakan operasi pencarian dan pertolongan juga melibatkan unsur darat. Koordinasi dilakukan bersama jajaran TNI, Polri, kementerian dan lembaga, serta berbagai potensi SAR lainnya sesuai fungsi masing-masing.

Pengerahan kekuatan tersebut dilakukan setelah Basarnas Command Center mendeklarasikan kondisi kedaruratan kepada pengguna lalu lintas laut di kawasan Laut Jawa. Deklarasi itu ditujukan agar kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian dapat memberikan bantuan.

Operasi SAR Mengacu Pedoman IMO

Syafii menjelaskan operasi pencarian dan pertolongan dilaksanakan dengan mengacu pada pedoman International Maritime Organization (IMO). Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi berada di bawah koordinasi Basarnas sebagai pelaksana operasi SAR.

“Basarnas dibantu, khususnya dari TNI dan Polri, dan juga seluruh potensi, begitu juga dari kementerian/lembaga sesuai dengan fungsinya,” ujarnya.

Kepala Basarnas menegaskan seluruh armada dan unsur pendukung yang telah digerakkan terus melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan. Pengerahan tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian sekaligus mempercepat penanganan korban di perairan Laut Jawa.

Sementara itu, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 113 penumpang dalam kecelakaan Kapal Virgo Transport 8. Dari jumlah tersebut, 107 orang dinyatakan selamat dan enam orang meninggal dunia setelah kapal mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) dini hari.

Sebanyak 130 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |