AISITS Ungkap Jejak Terakhir Virgo Transport 8 Sebelum Hilang Sinyal

1 hour ago 1

Newswire

Newswire Minggu, 13 September 2026 20:07 WIB

AISITS Ungkap Jejak Terakhir Virgo Transport 8 Sebelum Hilang Sinyal

AISITS merekam jejak Virgo Transport 8 hingga pukul 22.33 WIB dengan kecepatan 12,9 knot sebelum sinyal kapal berhenti terdeteksi. /Marine Trafic.

Harianjogja.com, SURABAYA—Sistem pemantauan Automatic Identification System of ITS (AISITS) mengungkap jejak terakhir KM Virgo Transport 8 sebelum sinyal kapal berhenti terdeteksi pada Sabtu (12/9). Data tersebut merekam perjalanan kapal sejak bertolak dari Terminal Jamrud Selatan hingga sinyal terakhir diterima pada pukul 22.33 WIB.

Pakar Sistem Perkapalan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Dr Eng Dhimas Widhi Handani ST MSc mengatakan perjalanan KM Virgo Transport 8 terekam melalui data yang diterima Remote Base Station (RBS) dan server AISITS.

"Perjalanan KM Virgo terekam melalui data yang diterima Remote Base Station (RBS) dan server AISITS sejak kapal bertolak dari Terminal Jamrud Selatan," kata Dhimas di Surabaya, Minggu.

Berdasarkan data AISITS, KM Virgo Transport 8 bertolak dari Terminal Jamrud Selatan pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat masih berada di area pelabuhan, kapal bergerak dengan kecepatan 0,3 hingga 3,5 knot.

Setelah meninggalkan area pelabuhan, kapal memasuki Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS). Kecepatan kapal kemudian meningkat menjadi 12 hingga 14 knot.

Sekitar pukul 12.00 WIB, ketika berada di sekitar Karang Jamuang, KM Virgo tercatat melaju secara konstan dengan kecepatan 13 hingga 14 knot.

“Melalui server AISITS, perjalanan kapal kemudian melanjut ke arah timur laut menuju Banjarmasin, Kalimantan,” katanya.

Sinyal Terakhir Terekam Pukul 22.33 WIB

Dhimas mengatakan stasiun AISITS mencatat sinyal terakhir KM Virgo Transport 8 pada pukul 22.33 WIB. Saat itu, kapal terdeteksi masih melaju dengan kecepatan 12,9 knot.

Setelah sinyal tersebut, data pergerakan kapal tidak lagi masuk ke sistem AISITS. Menurut Dhimas, terdapat kemungkinan kapal berada di luar jangkauan laporan AISITS.

Selain faktor jangkauan, terdapat kemungkinan lain yang perlu diperhatikan, yakni perangkat AIS transponder di kapal berhenti mengirimkan data.

“Selain itu, terdapat kemungkinan bahwa perangkat AIS transponder di kapal berhenti mengirimkan data,” ujar Dosen Departemen Sistem Perkapalan ITS tersebut.

Dhimas yang juga merupakan Kepala Laboratorium Keandalan dan Keselamatan ITS mengatakan data historis AISITS dapat dimanfaatkan untuk membantu mengidentifikasi berbagai insiden di laut.

Data tersebut, menurut dia, antara lain dapat digunakan untuk mengetahui kapal yang keluar jalur maupun kapal yang berhenti di lokasi terlarang.

AISITS Dukung Pengawasan Fasilitas Vital

Pemanfaatan data AISITS tidak terbatas pada penelusuran pergerakan kapal. Sistem tersebut juga dapat digunakan untuk memantau kapal yang bergerak di sekitar fasilitas vital, seperti pipa bawah laut dan anjungan lepas pantai.

Dalam konteks investigasi kecelakaan, data historis dapat menjadi salah satu bahan untuk melihat pola pergerakan kapal sebelum sebuah insiden terjadi.

AISITS juga memiliki sejumlah fitur yang dirancang untuk mendukung keamanan maritim. Fitur tersebut antara lain early warning system, ship tracking system, fuel oil monitoring, dan smart buoy monitoring.

Sistem tersebut dilengkapi predictive maneuvering plan, informasi cuaca, serta peta kepadatan lalu lintas kapal atau heat maps. Seluruh peringatan dini dapat dipantau melalui aplikasi maupun command center di tepi pantai.

Menurut Dhimas, kemampuan pemantauan tersebut memungkinkan pihak terkait mengetahui kondisi lalu lintas kapal secara cepat. Dengan begitu, potensi gangguan terhadap fasilitas vital dapat diantisipasi.

Penggunaan AISITS menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengawasan perairan Indonesia. Sistem tersebut menyediakan pemantauan pergerakan kapal secara real-time sekaligus data historis yang dapat digunakan untuk kebutuhan investigasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |