Kenaikan Emisi Karbon Indonesia Tercepat Kedua Sedunia

1 hour ago 1

Kenaikan Emisi Karbon Indonesia Tercepat Kedua Sedunia Alat berat (ekskavator) memindahkan batu bara ke atas mobil truk dari atas kapal tongkang di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/4/2018)./JIBI - Bisnis Indonesia/Paulus Tandi Bone

JAKARTA--Indonesia tercatat sebagai negara dengan kenaikan emisi karbon tercepat kedua di dunia dalam satu dekade terakhir. Lonjakan itu menandakan tekanan transisi energi makin besar ketika pertumbuhan industri dan kebutuhan listrik domestik masih bertumpu pada bahan bakar fosil.

Berdasarkan data Global Carbon Budget yang diolah Our World in Data, emisi karbon dioksida Indonesia dari pembakaran bahan bakar fosil dan sektor industri naik 63,1% dalam periode 2014–2024. Volume emisi meningkat dari 498 juta ton menjadi 812 juta ton.

Kenaikan tersebut menempatkan Indonesia di bawah Vietnam yang mencatat lonjakan tertinggi sebesar 106%, dari 180 juta ton menjadi 371 juta ton pada periode yang sama. Posisi berikutnya ditempati India dengan kenaikan 48,7%, dari 2,1 miliar ton menjadi 3,2 miliar ton. Tren ini menunjukkan pertumbuhan emisi global kini banyak datang dari negara berkembang yang tengah mempercepat industrialisasi. Kenaikan aktivitas manufaktur, urbanisasi, dan konsumsi energi menjadi pendorong utama.

Bagi Indonesia, tekanan terbesar dinilai berasal dari dominasi batu bara dalam bauran energi nasional. Kebutuhan listrik industri dan rumah tangga yang terus naik membuat konsumsi energi fosil masih sulit digantikan dalam waktu singkat. Di sisi lain, sejumlah negara maju justru berhasil memangkas emisi dalam periode yang sama. Inggris mencatat penurunan terbesar 28,7%, diikuti Jerman 27,8% dan Jepang 23,7%. Penurunan itu terutama ditopang penghentian bertahap pembangkit listrik batu bara, efisiensi energi, serta ekspansi energi terbarukan dalam skala besar.

Sementara itu, dua penghasil emisi terbesar dunia masih menjadi penentu arah iklim global. Emisi China naik 23,2% dari 10 miliar ton menjadi 12,3 miliar ton, sedangkan Amerika Serikat turun 11,3% menjadi 4,9 miliar ton.

Negara dengan Pertumbuhan Emisi Co2 Terbesar 2014-2024 (dalam ton)

1. Vietnam 180 juta -> 371 juta: 106,0%

2. Indonesia 498 juta -> 812 juta: 63,1%

3. India 2,1 miliar -> 3,2 miliar: 48,7%

4. Turki 367 juta -> 513 juta: 39,7%

5. Cina 10 miliar -> 12,3 miliar: 23,2%

6. Iran 644 juta -> 793 juta: 23,0%

7. Malaysia 245 juta -> 290 juta: 18,4%

8. Arab Saudi 585 juta -> 692 juta: 18,3%

9. Rusia 1,6 miliar -> 1,8 miliar: 8,7%

10. Angola/Australia 393 juta -> 387 juta: -1,5%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |