CNN Indonesia
Minggu, 06 Apr 2025 07:10 WIB

Jakarta, CNN Indonesia --
Sebanyak 30 warga Palestina meninggal dunia dalam serangan Israel di Gaza, setelah militer Zionis mengerahkan pasukan darat ke selatan wilayah kantong tersebut.
Sumber medis mengatakan sebanyak enam orang tewas dalam serangan udara di Khan Younis di Gaza selatan, dan enam lainnya dalam serangan di Beit Hanoon di utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Al Jazeera, Israel disebut kembali berupaya merebut lebih banyak wilayah di Gaza sejak melanggar gencatan senjata dengan Hamas dan melanjutkan pengeboman di wilayah itu.
Israel mengintensifkan serangan dengan mengatakan bahwa serangan itu akan terus meningkat hingga kelompok Palestina membebaskan sandera Israel yang masih berada di Gaza.
Pada Sabtu pekan lalu, pasukan Israel dikerahkan ke koridor keamanan yang baru didirikan di Gaza selatan.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pekan ini pun mengumumkan "Koridor Morag" baru, dan mengisyaratkan bahwa koridor ini akan memisahkan kota Rafah di selatan dari wilayah Gaza lainnya.
Meski demikian tidak langsung diketahui berapa banyak pasukan yang dikerahkan dan di mana tepatnya koridor baru itu berada.
Morag adalah nama pemukiman Yahudi yang dulunya berdiri di antara Rafah dan Khan Younis. Netanyahu sebelumnya mengisyaratkan bahwa pembangunan permukiman akan dilakukan di antara kedua kota tersebut.
Hingga kini serangan brutal Israel sejak agresi pada Oktober 2023 lalu telah menyebabkan 50.669 warga sipil di Gaza tewas. Sebagian besar korban meninggal dunia adalah kelompok rentan seperti perempuan, lansia, dan anak-anak.
(dna)