KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Berhasil Dievakuasi

1 hour ago 2

Harianjogja.com, MATARAM— Jumlah orang yang berhasil dievakuasi dalam kebakaran KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok bertambah menjadi 212 orang hingga Rabu (12/8/2026) malam. Penambahan jumlah tersebut terjadi setelah KMP Pratama Kalyani mengevakuasi 39 orang dan membawa mereka menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.

Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan sebelumnya tim SAR gabungan mencatat 173 orang telah dievakuasi dari KMP Putri Yasmin. Jumlah tersebut terdiri atas 172 orang selamat dan satu orang meninggal dunia.

"Totalnya 212," kata Hariyadi di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Rabu malam.

Sebanyak 39 orang yang dievakuasi KMP Pratama Kalyani masih berada di atas kapal dan dalam perjalanan menuju Pelabuhan Lembar. Kapal tersebut turut membantu proses pencarian dan evakuasi setelah menerima informasi mengenai kebakaran KMP Putri Yasmin.

"Untuk yang ada di kapal 39 orang itu masih di Kapal Pratama Kalyani sedang menuju ke Lembar. Kebetulan dari Lembar juga, dari perusahaan yang sama. Ikut membantu pencarian," ujar Hariyadi.

SAR Kerahkan Enam Kapal

Hariyadi menjelaskan tim SAR gabungan mengerahkan enam kapal dari berbagai unsur setelah menerima laporan kebakaran KMP Putri Yasmin sekitar pukul 04.30 WITA.

Pengerahan armada dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi sekaligus memastikan kemungkinan adanya korban lain yang masih berada di sekitar lokasi kejadian.

Meski jumlah orang yang telah dievakuasi mencapai 212 orang, Kantor SAR Mataram belum dapat memastikan apakah masih ada penumpang atau kru yang belum ditemukan.

Menurut Hariyadi, kepastian mengenai jumlah keseluruhan penumpang dan kru berada pada pihak perusahaan karena berkaitan dengan data manifest kapal.

"Kami belum bisa memastikan terkait dengan data korban. Itu ada kewenangan dari pihak perusahaan," katanya.

Tim SAR gabungan akan kembali melanjutkan operasi pencarian pada Kamis (13/8/2026). Pencarian juga akan dilakukan dengan menindaklanjuti laporan keluarga yang belum memperoleh informasi mengenai keberadaan anggota keluarganya.

"Besok kita juga tetap upayakan pencarian, karena golden time pencarian itu tiga hari. Kita lakukan pencarian terus selama masih ada pengaduan, kita tetap melakukan pencarian," ujar Hariyadi.

Operasi pencarian selanjutnya akan mempertimbangkan kondisi cuaca dan situasi perairan di sekitar lokasi kejadian.

"Kita akan lakukan pencarian dengan menyesuaikan kondisi cuaca yang ada di lapangan besok," katanya.

KMP Putri Yasmin Terbakar dalam Perjalanan

KMP Putri Yasmin terbakar saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, pada Rabu dini hari.

Kementerian Perhubungan menyebut proses evakuasi berlangsung cepat berkat koordinasi tim SAR gabungan dan berbagai unsur keselamatan pelayaran.

Plt Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Benoa, I Ketut Aries Nakula Mandiana, mengatakan fasilitas Vessel Traffic Services (VTS) dan Stasiun Radio Pantai (SROP) langsung diaktifkan setelah menerima laporan keadaan darurat.

"Sesaat setelah informasi diterima pada pukul 04.20 WITA, VTS Benoa dan SROP Padangbai langsung memancarkan siaran berita marabahaya (broadcast MAYDAY) sebanyak tiga kali kepada kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi untuk memberikan bantuan secepatnya," kata Ketut dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengonfirmasi kebakaran KMP Putri Yasmin dengan nomor kapal YDGJ di rute Padangbai-Lembar pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 04.20 WITA.

Setelah informasi diterima, jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama tim SAR gabungan langsung melakukan penanganan, menyebarkan informasi marabahaya, serta mengerahkan armada pertolongan ke lokasi.

Selain menyiarkan MAYDAY, VTS Benoa berkoordinasi dengan VTS Lembar untuk meneruskan informasi mengenai kondisi darurat tersebut kepada unsur terkait.

Ketut mengatakan Kantor SAR Denpasar juga langsung merespons dengan mengerahkan unit RIB Nusa Penida menuju lokasi kejadian.

Sejumlah Kapal Bantu Evakuasi

Respons terhadap kebakaran KMP Putri Yasmin juga datang dari kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Lembar, Syamsurizal, mengatakan koordinasi lintas instansi segera dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang dan kru.

"Kami di KSOP Lembar bersama tim di lapangan, termasuk koordinasi bersama SAR NTB, mengambil langkah tanggap darurat untuk mendukung evakuasi dari sisi wilayah Lembar. Sinergi antar-unsur maritim menjadi prioritas utama agar penanganan berjalan lancar dan selamat," ujar Syamsurizal.

Berdasarkan pemantauan, komunikasi antara SROP Padangbai, SROP Lembar, dan VTS Lembar terus dilakukan selama proses penanganan berlangsung.

Sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi juga langsung bergerak memberikan pertolongan. Kapal-kapal tersebut antara lain:

- KMP Port Link 2 ASDP
- KMP Muryati
- MT Debby
- MT Yello Park
- KMP Pratama Kalyani

Keterlibatan kapal-kapal tersebut membantu mempercepat proses evakuasi penumpang dari KMP Putri Yasmin.

Syamsurizal mengatakan VTS Benoa, SROP Padangbai, VTS Lembar, dan KSOP Lembar masih melakukan pemantauan secara real-time. Komunikasi lalu lintas pelayaran juga terus dipandu untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan kapal berlangsung aman.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyatakan perkembangan penanganan akan disampaikan secara berkala berdasarkan informasi resmi yang telah dikonfirmasi dari lapangan.

Sementara itu, tim SAR gabungan sebelumnya telah memastikan 172 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Dengan tambahan 39 orang yang dievakuasi KMP Pratama Kalyani, total orang yang telah berhasil dievakuasi dalam insiden kebakaran KMP Putri Yasmin mencapai 212 orang hingga Rabu malam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |