Newswire Rabu, 12 Agustus 2026 22:27 WIB

Lionel Messi dan ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun. /Instagram.
Harianjogja.com, JOGJA— Cristiano Ronaldo menyampaikan pesan dukungan kepada Lionel Messi yang tengah berduka setelah sang ayah, Jorge Messi, meninggal dunia dalam usia 68 tahun. Ronaldo memberikan dukungan kepada Messi melalui kolom komentar unggahan Instagram kapten Argentina tersebut pada Rabu.
“Pelukan erat untukmu dan orang-orang yang kamu cintai dalam masa sulit ini, Leo. Tetap kuat,” tulis Ronaldo di kolom komentar Instagram Messi pada Rabu.
Pesan tersebut mendapat perhatian karena Ronaldo dan Messi dikenal sebagai dua rival terbesar dalam sepak bola dunia selama lebih dari satu dekade. Persaingan keduanya menjadi salah satu cerita utama dalam perkembangan sepak bola modern.
Jorge Messi meninggal dunia pada Jumat (7/8) waktu setempat atau Sabtu (8/8) WIB di sebuah klinik medis di Rosario, Argentina. Ayah Messi diketahui telah lama menjalani perawatan akibat penyakit yang diderita.
Ronaldo Tunjukkan Empati kepada Messi
Hubungan kompetitif antara Ronaldo dan Messi berlangsung selama bertahun-tahun, terutama ketika keduanya bersaing memperebutkan berbagai gelar serta penghargaan individu.
Namun, di tengah kabar duka yang dialami Messi, Ronaldo memilih mengesampingkan rivalitas tersebut dengan menyampaikan empati kepada pemain asal Argentina itu.
Dukungan Ronaldo diberikan ketika Messi tengah mengenang perjalanan bersama sang ayah. Jorge memiliki peran besar dalam kehidupan dan karier putranya sejak Messi masih meniti karier sepak bola di Argentina.
Jorge juga bertahun-tahun bertindak sebagai agen Messi. Ia mendampingi perjalanan karier putranya hingga berkembang menjadi salah satu pesepak bola terbaik dunia.
Pesan Perpisahan Messi untuk Sang Ayah
Sebelumnya, Messi menulis pesan perpisahan melalui media sosial untuk Jorge. Dalam tulisannya, Messi mengenang permintaan sang ayah agar dirinya tetap tampil di Piala Dunia 2026.
Jorge terus meminta Messi bermain dalam satu Piala Dunia terakhir meski kondisi kesehatannya memburuk beberapa hari sebelum turnamen dimulai.
“Ayah, kamu terus memintaku untuk bermain di satu Piala Dunia terakhir… hanya beberapa hari sebelum turnamen dimulai, kondisimu memburuk,” tulis Messi.
Piala Dunia 2026 menjadi turnamen pertama yang tidak dapat dihadiri Jorge secara langsung. Messi sebelumnya berharap kondisi sang ayah membaik sehingga Jorge dapat melakukan perjalanan dan menyaksikan perjuangannya bersama Argentina.
“Aku terus mengatakan kepadamu bahwa kami akan mencapai final Piala Dunia agar kamu bisa datang. Itu kembali menjadi misiku,” ujar Messi.
Harapan tersebut akhirnya tidak terwujud. Messi mengatakan dirinya selalu menunggu pesan dari sang ayah setelah menyelesaikan setiap pertandingan di Piala Dunia 2026.
“Setelah setiap pertandingan, aku menunggu dan merindukan pesanmu. Saat itulah aku menyadari betapa seriusnya situasi yang sebenarnya,” katanya.
Messi Berjuang hingga Final Piala Dunia 2026
Messi berusaha membawa Argentina melaju sejauh mungkin dalam Piala Dunia 2026. Upaya tersebut dilakukan agar Jorge memiliki lebih banyak waktu dan kesempatan untuk menyaksikan salah satu pertandingan yang dijalani putranya.
Argentina kemudian berhasil mencapai final. Namun, perjuangan tersebut berakhir tanpa gelar juara.
Messi juga mengakui dirinya tidak pernah benar-benar berada dalam kondisi fisik terbaik sepanjang turnamen. Meski demikian, ia tetap menganggap keputusannya untuk tampil di Piala Dunia 2026 sebagai keputusan yang tepat.
Kepergian Jorge membuat perjalanan Messi di Piala Dunia 2026 memiliki sisi emosional tersendiri. Harapan untuk membawa Argentina hingga final sekaligus memberi kesempatan kepada sang ayah menyaksikan perjuangannya secara langsung pada akhirnya tidak dapat terwujud.
Di luar pencapaian Messi di lapangan, Jorge merupakan sosok penting dalam perjalanan panjang kariernya. Ia mendampingi Messi sejak masih berkarier di Argentina hingga kemudian berkembang menjadi salah satu pemain sepak bola terbaik dunia.
Jorge juga memiliki peran profesional sebagai agen Messi selama bertahun-tahun. Karena itu, kepergiannya bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga Messi, tetapi juga menutup perjalanan panjang seorang ayah yang turut berada di balik perkembangan karier putranya.
Pesan Cristiano Ronaldo kemudian menjadi salah satu bentuk dukungan yang muncul di tengah suasana duka tersebut. Rivalitas panjang antara Ronaldo dan Messi di lapangan ternyata tidak menghalangi munculnya empati ketika salah satu dari mereka menghadapi kehilangan orang terdekat.
Bagi Messi, kepergian Jorge datang setelah perjalanan emosional di Piala Dunia 2026. Sementara bagi Ronaldo, momen tersebut menjadi kesempatan untuk menyampaikan dukungan kepada rival yang selama bertahun-tahun menjadi bagian penting dari sejarah sepak bola modern.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online








































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4855687/original/012825900_1717681637-20240606IQ_Timnas_Indonesia_vs_Irak__15_.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5215189/original/094397100_1746795977-20250509AA_Persija_Jakarta_vs_Bali_United-8.jpg)