Van Gastel Antusias Derbi DIY, PSIM Siap Hadapi PSS di Super League

2 hours ago 1

Van Gastel Antusias Derbi DIY, PSIM Siap Hadapi PSS di Super League

Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel saat ditemui usai sesi latihan di Mandala Krida, Senin (16/3/2026) sore. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat

Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, menyambut positif kembalinya Derbi DIY melawan PSS Sleman pada kompetisi Super League 2026/2027. Menurutnya, pertemuan dua klub yang berasal dari wilayah berdekatan selalu menghadirkan persaingan menarik sekaligus menjadi tontonan berkualitas bagi pencinta sepak bola.

Derbi DIY kembali tersaji setelah PSS Sleman memastikan promosi ke kasta tertinggi usai finis sebagai runner-up Championship 2025/2026. Selama beberapa musim terakhir, kedua tim tidak pernah saling berhadapan di kompetisi liga karena bermain di kasta yang berbeda.

Van Gastel mengungkapkan dirinya belum sempat berdiskusi mengenai laga tersebut dengan pelatih PSS Sleman, Pieter Huisstra, yang juga berasal dari Belanda. Meski demikian, ia mengaku antusias menyambut pertandingan yang sarat gengsi tersebut.

"Saya tidak berbicara dengan Coach Pieter Huistra terkait derbi. Tapi saya menyambut baik karena akan ada banyak persaingan di antara dua klub yang berdekatan," ujar Van Gastel, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, laga derbi selalu menghadirkan atmosfer berbeda dibanding pertandingan biasa karena mempertemukan klub-klub yang memiliki kedekatan geografis dan rivalitas tersendiri.

Van Gastel juga memberikan apresiasi terhadap fasilitas yang dimiliki PSS Sleman, khususnya Stadion Maguwoharjo, yang dinilainya mampu mendukung terselenggaranya pertandingan dengan kualitas tinggi.

"Derbi selalu menghadirkan kompetisi antardua tim yang jaraknya berdekatan. Mereka juga punya stadion yang baik, sehingga ini akan menjadi pertandingan yang sangat bagus bagi kedua pelatih," katanya.

Fokus PSIM, Bukan Target PSS

Pelatih asal Belanda itu memilih tidak menanggapi target yang dipasang Pieter Huisstra untuk membawa PSS Sleman menembus enam besar klasemen Super League musim ini.

Van Gastel menegaskan seluruh perhatian dan energinya saat ini hanya diarahkan untuk mempersiapkan PSIM menghadapi kompetisi.

"Saya tidak peduli dengan target PSS. Yang saya pedulikan adalah PSIM dan melakukan semuanya untuk PSIM," ucapnya.

Target Utama Lolos dari Degradasi

Van Gastel menyebut sasaran utama Laskar Mataram pada musim Super League 2026/2027 adalah mempertahankan tempat di kasta tertinggi dengan menghindari degradasi.

Meski demikian, ia berharap PSIM mampu mencatatkan performa yang lebih baik dibanding musim sebelumnya. Menurutnya, langkah awal yang harus diwujudkan adalah mengumpulkan poin sebanyak mungkin sebelum membicarakan target yang lebih tinggi.

Ia optimistis perkembangan tim akan terus terlihat seiring berjalannya kompetisi.

Persaingan Super League Diprediksi Semakin Ketat

Van Gastel juga memperkirakan persaingan di Super League musim 2026/2027 bakal berlangsung lebih sengit dibanding musim sebelumnya.

Menurutnya, sejumlah tim promosi memiliki dukungan finansial yang kuat sehingga mampu mendatangkan pemain-pemain baru berkualitas. Kondisi tersebut diyakini akan meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus membuat perebutan posisi klasemen semakin kompetitif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |