Harianjogja.com, JOGJA— Arsenal dan Chelsea akan berhadapan pada pekan awal Premier League 2026/2027 di Stadion Emirates, Minggu (6/9/2026). Duel dua klub London tersebut mempertemukan pertahanan kokoh The Gunners dengan lini serang The Blues yang sedang produktif.
Arsenal mengawali kompetisi dengan dua kemenangan beruntun. Tim asuhan Mikel Arteta tersebut mengalahkan Coventry City dan Aston Villa tanpa kebobolan.
Sementara itu, Chelsea juga belum tersentuh kekalahan di liga. The Blues menundukkan Fulham dan Brighton dalam dua pertandingan yang menghasilkan banyak gol.
Chelsea kemudian melanjutkan start positif dengan mengalahkan Luton Town di Piala EFL. Awal musim tersebut menjadi periode menarik bagi Xabi Alonso yang baru menangani The Blues.
Namun, produktivitas Chelsea belum sepenuhnya menutupi persoalan di sektor pertahanan.
Chelsea Tajam, tetapi Belum Nirbobol
Dua pertandingan Premier League Chelsea musim ini menghasilkan total 12 gol. The Blues mencetak tujuh gol, tetapi juga telah kemasukan lima gol.
Catatan tersebut menjadi total gol terbanyak ketiga dalam dua pertandingan pembuka sebuah tim di Premier League. Chelsea hanya kalah dari Arsenal pada musim 2004/2005 yang mencatat 13 gol dan Leeds United pada 2020/2021 dengan 14 gol.
Chelsea bahkan berpeluang menjadi tim pertama sejak Arsenal pada 1988/1989 yang mampu mencetak sedikitnya lima gol dalam masing-masing dari tiga pertandingan pembuka musim liga utama.
Persoalannya, lini belakang Chelsea justru memberikan celah bagi lawan.
The Blues telah menjalani 18 pertandingan Premier League tanpa mencatatkan clean sheet. Itu merupakan periode terpanjang Chelsea tanpa nirbobol sejak mereka melalui 31 pertandingan berturut-turut pada November 1960 hingga Agustus 1961.
Emiliano Martínez juga langsung dimainkan sebagai starter ketika Chelsea menghadapi Brighton. Kiper tersebut diumumkan masuk susunan pemain hanya beberapa jam sebelum kick-off.
Kini, Martínez berpeluang kembali tampil ketika Chelsea menghadapi Arsenal, klub yang pernah menjadi bagian dari perjalanan kariernya.
João Pedro Jadi Andalan Chelsea
Di tengah persoalan pertahanan, Chelsea memiliki sejumlah pemain yang menunjukkan performa menjanjikan di lini depan.
João Pedro, Morgan Rogers, dan Cole Palmer mulai membangun kombinasi yang menarik. João Pedro menjadi pemain yang paling menonjol setelah mencetak gol sekaligus memberikan assist dalam dua pertandingan Premier League pertama Chelsea musim ini.
Ia menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dan memberikan assist dalam dua pertandingan pembuka Chelsea pada sebuah musim kompetisi.
Palmer juga berpeluang menorehkan catatan penting. Pemain tersebut telah mengoleksi 49 gol dalam 98 penampilan Premier League bersama Chelsea.
Jika mampu mencetak satu gol lagi, Palmer akan menyamai catatan 50 gol dalam kurang dari 100 pertandingan Premier League bersama Chelsea.
Sejauh ini, hanya Jimmy Floyd Hasselbaink dan Diego Costa yang mampu mencapai 50 gol untuk The Blues dalam kurang dari 100 pertandingan. Hasselbaink melakukannya dalam 84 pertandingan, sedangkan Costa membutuhkan 85 laga.
Arsenal Punya Pertahanan Lebih Meyakinkan
Chelsea akan menghadapi ujian berat untuk membongkar pertahanan Arsenal.
Dalam dua pertandingan pertama Premier League musim ini, Arsenal menjadi tim yang menghadapi jumlah tembakan paling sedikit, yakni hanya 11.
Lawan juga hanya mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran ke gawang Arsenal. Dari sisi expected goals (xG), The Gunners juga menjadi tim dengan xG lawan terendah, yakni 0,54.
Kokohnya pertahanan Arsenal bukan sekadar catatan dalam dua pertandingan musim ini.
Sejak awal musim 2022/2023, Arsenal telah menjalani 16 pertandingan Premier League ketika lawan tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran.
Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak dibandingkan klub lain. Liverpool berada di posisi berikutnya dengan delapan pertandingan.
David Raya juga baru saja mencatatkan clean sheet ke-50 bersama Arsenal di Premier League. Catatan tersebut diraih dalam penampilan ke-109 sang kiper bersama klub.
Hanya empat penjaga gawang yang mencapai 50 clean sheet bersama satu klub dengan jumlah penampilan lebih sedikit daripada Raya. Mereka adalah Petr Cech bersama Chelsea dalam 82 laga, Pepe Reina bersama Liverpool 92 laga, Ederson bersama Manchester City 106 laga, dan Peter Schmeichel bersama Manchester United 108 laga.
Arsenal juga mencatatkan delapan clean sheet di Premier League sejak awal Maret. Jumlah itu tiga lebih banyak daripada tim mana pun dalam periode yang sama.
Di antara lima liga top Eropa, hanya Juventus yang memiliki jumlah clean sheet lebih banyak dengan sembilan.
Saka Mengincar Rekor Pribadi
Ancaman Arsenal tidak hanya berasal dari pertahanan.
Bukayo Saka menjadi salah satu pemain yang perlu mendapat perhatian khusus dari lini belakang Chelsea. Pemain sayap tersebut mencetak gol dalam dua penampilan terakhirnya di Premier League.
Saka terakhir kali mencetak gol dalam lebih banyak pertandingan secara beruntun pada Januari-Februari 2024. Saat itu, ia mampu membobol gawang lawan dalam lima laga berturut-turut.
Arsenal sendiri berpeluang meraih tiga kemenangan dalam tiga pertandingan pembuka Premier League.
Dalam 21 musim terakhir, The Gunners hanya sekali mampu mengawali kompetisi dengan tiga kemenangan. Catatan tersebut terjadi pada musim 2022/2023.
Arteta tentu berharap tren tersebut kembali terulang musim ini.
Chelsea Punya Rekor Buruk di Emirates
Selain performa terkini, Arsenal juga memiliki keuntungan dari rekor pertemuan kedua tim.
The Gunners tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan Premier League terakhir melawan Chelsea. Rangkaian tersebut menghasilkan enam kemenangan dan tiga kali imbang.
Rekor tersebut menjadi periode tak terkalahkan terbaik Arsenal saat menghadapi Chelsea sejak mereka melalui 19 pertandingan tanpa kekalahan pada 1995 hingga 2005.
Chelsea juga memiliki catatan buruk ketika bertandang ke markas Arsenal.
The Blues menelan kekalahan dalam empat pertandingan tandang terakhir di Premier League melawan Arsenal. Dalam empat laga tersebut, Chelsea hanya mencetak dua gol dan kebobolan 11 kali.
Kemenangan terakhir Chelsea di Emirates dalam pertandingan liga terjadi pada Agustus 2021. Kala itu, The Blues menang 2-0.
Arsenal juga hanya sekali kalah dalam 29 pertandingan derbi London terakhir mereka di Premier League. Dalam periode tersebut, The Gunners meraih 22 kemenangan dan enam hasil imbang.
Dalam 16 pertandingan terakhir, Arsenal bahkan belum terkalahkan dengan catatan 12 kemenangan dan empat imbang.
Prediksi Arsenal vs Chelsea
Melihat performa kedua tim pada awal musim, Arsenal memiliki sejumlah modal untuk kembali meraih kemenangan.
Pertahanan The Gunners terbukti lebih solid, sementara rekor pertemuan juga berpihak kepada tim tuan rumah. Chelsea memang memiliki lini depan produktif, tetapi catatan 18 pertandingan tanpa clean sheet menjadi persoalan yang bisa dimanfaatkan Arsenal.
Prediksi tersebut juga diperkuat simulasi Opta. Superkomputer Opta memberikan Arsenal peluang kemenangan sebesar 57,4 persen di Emirates.
Chelsea berada jauh di bawah Arsenal dengan peluang kemenangan 19,2 persen.
Dengan demikian, The Gunners lebih diunggulkan untuk mengamankan tiga poin dalam duel London tersebut.
Prediksi Susunan Pemain Arsenal vs Chelsea
Arsenal: David Raya, Ben White, Ezri Konsa, Gabriel Magalhães, Riccardo Calafiori, Declan Rice, Myles Lewis-Skelly, Martin Ødegaard, Bukayo Saka, Christos Tzolis, Kai Havertz.
Chelsea: Emiliano Martínez, Wesley Fofana, Maxence Lacroix, Levi Colwill, Pedro Neto, Malo Gusto, Roméo Lavia, Jorrel Hato, Cole Palmer, Morgan Rogers, João Pedro.
Opta Power Rankings merupakan sistem pemeringkatan tim sepak bola global yang memberikan skor kemampuan kepada lebih dari 13.000 tim domestik.
Sistem tersebut menggunakan skala 0 hingga 100. Skor 0 menunjukkan tim dengan peringkat kekuatan terendah, sedangkan 100 merupakan skor tertinggi.
Menjelang Arsenal vs Chelsea, pemeringkatan tersebut dapat menjadi salah satu indikator tambahan untuk melihat kekuatan kedua tim, meski hasil pertandingan tetap ditentukan oleh performa mereka di lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

















































