Pemkab Bantul Bakal Bangun Jogging Track di Semua Kapanewon

2 hours ago 3

Pemkab Bantul Bakal Bangun Jogging Track di Semua Kapanewon

Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta./ Ujang Hasanudin

BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul berencana membangun fasilitas olahraga berupa jogging track di seluruh kapanewon. Pembangunan jogging track tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pola hidup sehat di tengah masyarakat.

Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, mengatakan kehadiran fasilitas olahraga yang nyaman, aman, dan mudah diakses diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih aktif bergerak, rutin berolahraga, serta menjaga kebugaran tubuh.

“Melalui pembangunan jogging track, pemerintah tidak hanya menghadirkan sarana olahraga, tetapi juga menciptakan ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas, bersosialisasi, dan meningkatkan kualitas hidup. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera,” kata Aris, Senin (25/5).

Meski demikian, pembangunan jogging track akan dilakukan secara bertahap karena adanya keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi dari Pemerintah Pusat maupun daerah. Pemkab Bantul memprioritaskan pembangunan di wilayah Bantul Kota karena tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga joging.

Menurut Aris, setiap pagi kawasan Paseban Bantul selalu dipadati warga yang berolahraga. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas olahraga yang representatif. Untuk mengurai kepadatan masyarakat yang berolahraga di pusat kota, Pemkab Bantul berencana memulai pembangunan jogging track di Lapangan Trirenggo Bantul pada awal 2027. Selanjutnya, pembangunan akan dilanjutkan secara bertahap di kapanewon lainnya.

“Kami ingin semua kapanewon memiliki fasilitas olahraga jogging track agar masyarakat bisa lebih mudah mengakses sarana olahraga yang layak,” ujarnya.

Aris menambahkan, jajarannya juga akan mengupayakan tambahan anggaran melalui APBD Perubahan guna mempercepat pembangunan fasilitas tersebut. Ia menyebut beberapa kalurahan sebenarnya sudah memiliki jogging track, sehingga fasilitas yang ada perlu dipertahankan dan dirawat agar tetap aman dan nyaman digunakan masyarakat. Sementara bagi kalurahan yang belum mampu membangun secara mandiri, pemerintah daerah akan memberikan fasilitasi sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.

Kesadaran Hidup Sehat Tinggi

Aris menilai kesadaran masyarakat Bantul untuk menerapkan pola hidup sehat cukup tinggi. Selain jogging, aktivitas olahraga seperti senam massal dan jalan sehat rutin digelar hampir di setiap kalurahan. Dia mengaku kerap kewalahan memenuhi undangan kegiatan olahraga masyarakat yang sebagian besar dilaksanakan pada Minggu pagi.

“Kesadaran kesehatan masyarakat di Bantul luar biasa. Hampir setiap minggu saya menerima dua sampai empat undangan senam massal maupun jalan sehat. Karena waktunya bersamaan di pagi hari, sering kali saya kewalahan menghadiri semuanya,” katanya.

Tingginya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat juga tercermin dari angka harapan hidup di Kabupaten Bantul yang cukup tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka harapan hidup masyarakat Bantul mencapai 75,04 tahun. Artinya, seseorang yang lahir di Bantul diproyeksikan dapat hidup hingga usia sekitar 75 tahun.

Pemkab Bantul berharap pembangunan jogging track di seluruh kapanewon nantinya tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga ruang interaksi sosial yang mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan kebersamaan masyarakat. (Adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Ujang Hasanudin

Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |