Pembangunan Kampus UIN Sunan Kalijaga di Pajangan Resmi Dimulai

4 hours ago 1

Pembangunan Kampus UIN Sunan Kalijaga di Pajangan Resmi Dimulai

Pembangunan Kampus II UIN Sunan Kalijaga di Bantul dimulai dengan pengerasan tanah dan pembangunan akses jalan berkonsep forest campus. /Istimewa.

Harianjogja.com, BANTUL—Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga resmi memulai tahapan awal pembangunan Kampus II di Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Bantul. Pada tahun anggaran 2026, pekerjaan difokuskan pada pengerasan tanah dan penyiapan infrastruktur dasar sebagai fondasi pengembangan kawasan kampus yang akan dibangun secara bertahap.

Dimulainya pekerjaan fisik tersebut ditandai dengan kegiatan Sosialisasi dan Doa Bersama Pekerjaan Pengerasan Tanah Kampus II UIN Sunan Kalijaga Tahun Anggaran 2026 di Joglo Pembangunan Kampus II, Pajangan, Bantul, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan itu dihadiri Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Noorhaidi Hasan beserta jajaran pimpinan universitas, Panewu Pajangan Anjar Arintaka, Lurah Guwosari Masduki Rahmad, serta tokoh masyarakat setempat.

Tahap Awal Difokuskan pada Infrastruktur Dasar

Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Noorhaidi Hasan menjelaskan pembangunan fisik Kampus II merupakan kelanjutan dari rencana pengembangan yang telah disusun sejak 2012–2013. Menurutnya, proses pengadaan lahan beserta seluruh aspek legalitas telah diselesaikan pada 2021 sehingga pembangunan kini memasuki tahap implementasi.

Pada fase awal tahun anggaran 2026, kampus memprioritaskan pengerasan tanah dan pembangunan akses jalan sebelum pembangunan gedung dilakukan.

"Hari ini menjadi penanda bahwa mimpi panjang membangun kampus terpadu mulai diwujudkan secara nyata," ujar Rektor.

Noorhaidi mengatakan Gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) akan menjadi bangunan pertama di kawasan Kampus II. Selain digunakan sebagai fasilitas pendidikan bagi mahasiswa FKIK, gedung tersebut juga disiapkan untuk mendukung aktivitas akademik unit lainnya.

Ia menambahkan pembangunan infrastruktur dasar mengikuti arahan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai syarat pengembangan kawasan kampus.

"Sebagai bagian dari komitmen memulai pembangunan Kampus II, UIN Sunan Kalijaga menyiapkan pembangunan infrastruktur dasar sebagai prasyarat pembangunan gedung pertama. Sesuai arahan Bappenas, tahap awal difokuskan pada pembangunan jalan akses sepanjang 475 meter dengan lebar 14 meter untuk membuka akses menuju kawasan pengembangan kampus."

Kampus II Mengusung Konsep Forest Campus

Selain menyiapkan fasilitas pendidikan, UIN Sunan Kalijaga merancang Kampus II dengan konsep forest campus yang tetap mempertahankan kawasan hijau di sekitar lokasi pembangunan.

Menurut Noorhaidi, konsep tersebut menjadi bagian dari arah pengembangan kawasan agar pembangunan infrastruktur berjalan berdampingan dengan pelestarian lingkungan.

"Dalam sepuluh tahun ke depan, insyaallah kawasan ini akan menjadi kawasan yang sangat indah. Konsepnya adalah forest campus, dengan tetap menjaga dan tidak mengubah kehijauan lingkungan yang sudah ada."

Melalui konsep tersebut, pembangunan kampus diharapkan tetap memperhatikan keseimbangan antara kebutuhan sarana pendidikan dan kelestarian lingkungan.

Warga Guwosari Sambut Baik Pembangunan Kampus

Lurah Guwosari Masduki Rahmad menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan Kampus II UIN Sunan Kalijaga. Menurutnya, masyarakat telah menunggu realisasi pengembangan kampus tersebut selama beberapa tahun.

"Kami bersyukur karena pengembangan Kampus II kini memasuki tahap implementasi. Harapan kami, pembangunan ini tidak hanya memperkuat UIN Sunan Kalijaga sebagai institusi pendidikan, tetapi juga membuka peluang kemajuan bagi masyarakat Guwosari," katanya.

Masduki berharap pembangunan kampus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, baik melalui meningkatnya aktivitas ekonomi maupun peluang kolaborasi pemberdayaan masyarakat. Ia juga mengajak warga menjaga komunikasi dan semangat gotong royong agar seluruh tahapan pembangunan berjalan lancar.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin KH. Agus Masruri, Prof. Maksudin, dan Dr. Habib Syakur.

Pengerasan tanah menjadi langkah awal pembangunan Kampus II UIN Sunan Kalijaga sebelum memasuki tahapan pembangunan gedung dan fasilitas pendukung lainnya sesuai rencana pengembangan kawasan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |