Lowongan Kerja UAD 2026 Dosen dan Tendik Segera Daftar

2 hours ago 1

Jumali

Jumali Senin, 27 Juli 2026 11:47 WIB

Harianjogja.com, JOGJA—Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali membuka peluang karier bagi masyarakat yang ingin berkiprah di sektor pendidikan tinggi. Kampus yang berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah tersebut resmi membuka rekrutmen dosen tetap dan tenaga kependidikan (tendik) tetap untuk tahun 2026.

Informasi pembukaan lowongan kerja ini diumumkan melalui akun resmi Badan Sumber Daya Manusia (BSDM) UAD. Kesempatan tersebut terbuka bagi pelamar yang memenuhi kualifikasi akademik maupun persyaratan administrasi yang telah ditentukan.

Pada rekrutmen kali ini, UAD membuka dua kategori utama, yakni dosen tetap dan tenaga kependidikan tetap. Total formasi yang tersedia mencapai 19 posisi yang akan ditempatkan di berbagai fakultas dan unit kerja.

Untuk kategori dosen tetap, kebutuhan terbesar berada di Fakultas Kedokteran dengan lima formasi. Bidang yang dibutuhkan meliputi Gizi Klinik, Dermato Venerologi, Rehabilitasi Medik, Neurologi, dan Obstetri serta Ginekologi (Obsgyn).

Selain itu, Fakultas Hukum juga membuka tiga formasi dosen tetap bagi pelamar yang memiliki latar belakang keilmuan hukum sesuai kebutuhan program studi.

Sementara itu, pada kategori tenaga kependidikan, UAD membuka sejumlah posisi strategis. Formasi tersebut meliputi Administrasi K3 sebanyak satu orang, System Administrator satu orang, Administrasi Perkantoran Umum delapan orang, serta Administrasi Perkantoran Kerja Sama Internasional satu orang.

Pelamar dosen wajib berstatus Warga Negara Indonesia, memiliki Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM), serta pendidikan minimal Magister (S2) dari perguruan tinggi dengan akreditasi A atau Unggul. Selain itu, pelamar juga harus memiliki IPK minimal 3,50 dan bidang ilmu yang linear dengan formasi yang dilamar.

Khusus formasi dosen Hukum, batas usia maksimal ditetapkan 35 tahun per 3 September 2026. Adapun untuk formasi dosen Kedokteran, usia maksimal yang diperbolehkan adalah 45 tahun.

Selain persyaratan akademik, calon dosen juga diwajibkan sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, tidak sedang terikat sebagai pegawai di instansi lain, serta tidak memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN).

Bagi pelamar tenaga kependidikan, syarat pendidikan minimal adalah Diploma 4 (D4) atau Sarjana (S1). UAD menetapkan batas usia maksimal 27 tahun per 3 September 2026 dengan IPK minimal 3,25.

Calon tendik juga diharapkan memiliki kemampuan mengoperasikan komputer, menguasai aplikasi perkantoran, serta memiliki kompetensi yang relevan dengan posisi yang dilamar. Kemampuan berbahasa asing, khususnya salah satu bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menjadi nilai tambah dalam proses seleksi.

UAD juga memberikan prioritas bagi pelamar yang memiliki pengalaman kerja di lingkungan universitas tersebut. Pengalaman tersebut harus dibuktikan dengan surat keterangan resmi dari unit kerja terkait.

Selain syarat akademik dan kompetensi, seluruh pelamar diwajibkan melampirkan dokumen pendukung seperti KTP, curriculum vitae (CV), surat lamaran yang ditujukan kepada Rektor UAD, serta dokumen kesehatan yang masih berlaku.

Pihak kampus menegaskan bahwa pelamar tidak boleh menjadi pengurus partai politik atau organisasi yang berafiliasi dengan partai politik. Pelamar juga tidak boleh pernah diberhentikan secara tidak hormat dari instansi mana pun maupun memiliki catatan pidana dengan ancaman hukuman minimal dua tahun.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal rekrutmen resmi UAD. Seluruh berkas harus diunggah sesuai ketentuan yang berlaku sebelum batas akhir pendaftaran.

Bagi masyarakat yang berminat, proses pengajuan lamaran masih dibuka hingga 10 Agustus 2026. Pelamar disarankan segera menyiapkan dokumen yang dibutuhkan agar tidak melewati tenggat waktu yang telah ditetapkan.

Rekrutmen ini menjadi peluang menarik bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin membangun karier di lingkungan akademik sekaligus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi di Yogyakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |