Kulit Kusam di Kantor? Ini Penyebab dari AC dan Cara Mengatasinya

6 hours ago 3

Harianjogja.com, JAKARTA — Bekerja seharian di ruangan ber-AC ternyata tidak hanya berdampak pada kenyamanan tubuh, tetapi juga bisa memengaruhi kesehatan kulit. Tanpa disadari, paparan udara kering dalam waktu lama dapat membuat kulit menjadi kusam, kering, bahkan terlihat lebih cepat menua.

Kepala Petugas Medis di Clinikally, India, Anindita Sarkar, mengungkapkan bahwa salah satu penyebab utama kondisi ini adalah meningkatnya transepidermal water loss atau Transepidermal Water Loss (TEWL). Kondisi ini menunjukkan seberapa banyak kelembapan yang hilang dari kulit ke udara.

"Salah satu perubahan paling penting yang diamati adalah peningkatan kehilangan air transepidermal (TEWL). Ini mengacu pada jumlah kelembapan yang keluar dari kulit ke atmosfer dan merupakan indikator kunci untuk menilai fungsi dan kesehatan penghalang kulit," kata Sarkar, dikutip Minggu (24/5/2026)

Ia menjelaskan, lingkungan kantor yang cenderung memiliki kelembapan rendah—terutama karena penggunaan AC—mempercepat hilangnya cairan alami pada kulit. Bahkan, paparan selama enam jam saja sudah cukup untuk membuat kulit terasa lebih kasar, kering, kemerahan, dan tampak lelah.

Tak hanya itu, kondisi ini juga membuat pori-pori dan garis halus terlihat lebih jelas. Dalam jangka panjang, kulit bisa kehilangan elastisitasnya dan mengalami gangguan pada lapisan pelindung alami.

Menurut Sarkar, rendahnya kelembapan udara juga berdampak pada rusaknya lapisan lipid kulit, termasuk kandungan penting seperti ceramide yang berfungsi menjaga hidrasi. Ketika lapisan ini terganggu, kulit menjadi lebih rentan terhadap iritasi, mengelupas, hingga peradangan ringan.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah menggunakan pelembap udara (humidifier) di ruang kerja guna menjaga tingkat kelembapan tetap stabil.

Selain itu, penggunaan produk perawatan kulit yang mengandung ceramide juga sangat dianjurkan. Kandungan ini membantu memperkuat lapisan pelindung kulit sekaligus mengunci kelembapan agar tidak mudah hilang.

Sarkar juga menyarankan untuk menghindari pembersih wajah yang terlalu keras atau berbusa tinggi karena dapat memperparah kondisi kulit kering. Sebagai gantinya, gunakan pembersih yang lembut dan tidak menghilangkan minyak alami kulit.

Langkah lain yang tak kalah penting adalah mengaplikasikan serum hidrasi sebelum pelembap. Kombinasi ini dapat membantu meningkatkan retensi air di dalam kulit sehingga terasa lebih kenyal dan sehat.

Terakhir, menjaga asupan cairan tubuh tetap cukup juga menjadi kunci penting. Minum air yang cukup setiap hari membantu menjaga hidrasi dari dalam, sehingga kulit tetap segar meski beraktivitas di ruangan ber-AC.

Dengan perawatan yang tepat, dampak negatif dari udara kantor bisa diminimalkan, dan kulit tetap sehat serta bercahaya sepanjang hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |