Kronologi Kecelakaan Maut Gus Hilman, Dua Staf Tewas di Tol Paspro

7 hours ago 3

Kronologi Kecelakaan Maut Gus Hilman, Dua Staf Tewas di Tol Paspro

Satlantas Polres Probolinggo Kota melakukan olah TKP usai kecelakaan mobil anggota DPR RI Gus Hilman di Tol Paspro, Sabtu (23/5/2026) sore. ANTARA/HO-Satlantas Probolinggo Kota

Harianjogja.com, PROBOLINGGO — Kecelakaan tragis yang melibatkan anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Hilman Mufidi atau Gus Hilman, di ruas Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro) menyisakan duka mendalam. Insiden maut tersebut diduga kuat dipicu oleh faktor kelelahan sopir yang menyebabkan hilangnya konsentrasi saat berkendara.

Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Ajun Inspektur Polisi Dua Muhammad Taufik Rahadian, mengungkapkan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) mengarah pada dugaan pengemudi dalam kondisi mengantuk. Situasi tersebut membuat kendaraan yang dikemudikan tidak mampu merespons kondisi lalu lintas di depannya.

“Pengemudi diduga kurang konsentrasi, kemungkinan karena mengantuk, sehingga tidak dapat mengendalikan laju kendaraan secara optimal,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (24/5/2026).

Mobil jenis Toyota Innova yang dikemudikan Mahrus Ali saat itu membawa tiga penumpang, yakni Gus Hilman bersama dua stafnya, Alex Anwaruh dan Adinda Najwa. Kendaraan melaju dari arah Probolinggo menuju Pasuruan atau dari timur ke barat.

Dalam perjalanan, mobil tersebut diduga melaju tidak stabil hingga akhirnya menghantam bagian belakang kanan sebuah dump truk yang berada di lajur kiri dan melaju searah di depannya. Benturan keras tak terhindarkan, menyebabkan kerusakan parah di bagian depan kendaraan.

Akibat kecelakaan tersebut, dua penumpang, yakni Alex Anwaruh (25) dan Adinda Najwa (26), meninggal dunia di lokasi kejadian. Keduanya diketahui merupakan staf pendamping Gus Hilman. Jenazah korban telah dipulangkan ke rumah duka di Tangerang dan dimakamkan oleh pihak keluarga.

Sementara itu, Gus Hilman mengalami luka serius dan sempat menjalani operasi di RS dr Soetomo, Surabaya. Kabar terbaru menyebutkan kondisinya mulai membaik dan telah melewati masa kritis, meski masih membutuhkan perawatan intensif.

Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara menyeluruh penyebab kecelakaan. Terkait kemungkinan penetapan tersangka, polisi belum mengambil keputusan karena proses pendalaman masih berlangsung.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bagi para pengendara untuk menjaga kondisi fisik saat berkendara, terutama dalam perjalanan jarak jauh. Faktor kelelahan dan mengantuk kerap menjadi pemicu utama kecelakaan fatal di jalan tol yang menuntut konsentrasi tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |