Jumali Senin, 27 Juli 2026 08:07 WIB
Harianjogja.com, JOGJA— Langkah Andrea Pirlo menuju kursi pelatih Timnas Italia justru berujung pada polemik berkepanjangan. Hubungan komersialnya dengan perusahaan taruhan asal Rusia, Fonbet, menuai sorotan tajam dari kalangan politik Italia dan mendapat perhatian serius dari Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Situasi ini menjadi batu sandungan yang mengancam ambil alih posisi pelatih kepala Gli Azzurri.
Pirlo, Kandidat Terdepan yang Terbelit Polemik
Pirlo sebelumnya menjadi kandidat terdepan untuk menggantikan Gennaro Gattuso. Reuters mengungkapkan, posisi itu menguat setelah Pep Guardiola dikabarkan menolak pinangan untuk menangani timnas Italia. Namun, popularitas dan rekam jejak Pirlo sebagai legenda sepak bola Italia harus berhadapan dengan fakta bahwa ia menjabat sebagai duta global Fonbet, perusahaan taruhan Rusia.
Kontroversi di Moskow dan Dampak Politik
Sorotan semakin tajam setelah Pirlo menghadiri acara promosi Fonbet di Stadion Luzhniki, Moskow, bersama mantan rekan setimnya, Marco Materazzi. Kehadiran mereka menuai kritik karena acara tersebut berlangsung di tengah serangan udara Rusia ke Ukraina yang masih berlangsung. Meskipun Pirlo menegaskan tidak ada muatan politik dalam kehadirannya, laporan media dan pengamat menilai penampilannya tersebut terlalu dekat dengan rezim Presiden Rusia Vladimir Putin.
Wakil Presiden Parlemen Eropa, Pina Picierno, menyebut sepak bola Italia membutuhkan perubahan budaya, etika, dan tata kelola setelah kembali gagal lolos ke Piala Dunia. Menurutnya, pencalonan Pirlo justru bertolak belakang dengan kebutuhan tersebut. Sementara itu, Ketua Senat Italia Ignazio La Russa juga mengaku ragu terhadap kemampuan Pirlo sebagai pelatih tim nasional, menilai penunjukan Pirlo sebagai pelatih merupakan langkah berisiko.
Pemimpin Partai Azione, Carlo Calenda, bahkan menyatakan bahwa siapa pun yang masih mempromosikan atau memiliki hubungan dengan Rusia setelah 2022 tidak layak menduduki jabatan yang mewakili kepentingan nasional. Kritik tajam ini semakin menyudutkan Pirlo.
Figc dan Jalan Tengah yang Sulit
FIGC di bawah Presiden Giovanni Malago yang baru terpilih tengah berupaya membenahi sepak bola Italia. Direktur teknis baru, Paolo Maldini, dikabarkan mendukung penunjukan Pirlo. Namun, FIGC menolak memberikan komentar resmi mengenai kontroversi ini. Sumber internal menyebut hubungan Pirlo dengan Rusia masih dievaluasi dan belum ada keputusan final.
Pirlo sendiri saat ini melatih klub United FC di Liga Pro Uni Emirat Arab dan menandatangani kontrak sebagai duta Fonbet pada Oktober 2024. Ia berdalih bahwa kerja sama komersial tersebut adalah aktivitas profesional pribadi yang berada di luar kompetensi FIGC. Namun, bagi banyak pihak, hubungan komersial dengan perusahaan yang berbasis di negara yang sedang berkonflik tidak sejalan dengan nilai-nilai yang diusung oleh tim nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































