Kakak- Adik Hanyut Saat Menyeberang Sungai di Nias, Satu Tewas

1 day ago 8

Medan, CNN Indonesia --

Peristiwa nahas dialami sepasang kakak beradik saat menyeberangi Sungai Simambali, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, Sumatera Utara (Sumut). Dalam insiden itu, seorang korban ditemukan tewas tenggelam.

Kasi Humas Polres Nias, Aipda Motivasi Gea mengatakan kejadian bermula pada Sabtu (29/3) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban AW (19) bersama dua adiknya SW dan FW pulang dari kebun menuju rumah mereka.

"Dalam perjalanan, mereka harus menyeberangi Sungai Simambali yang tengah meluap dengan menggunakan titian," ujar Aipda Motivasi, Rabu (2/4/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat menyeberang, korban terlebih dahulu membantu adiknya, SW menyeberang sungai melalui titian. Setelah SW berhasil mencapai seberang, korban kembali untuk membawa barang bawaan.

"Namun, saat ia kembali menginjak titian yang telah diambil oleh adiknya, korban kehilangan keseimbangan dan terpeleset ke sungai bersama SW," jelasnya

Dia menambahkan SW sempat terseret hingga sejauh 10 meter. Kemudian, SW berhasil berpegangan pada rerumputan di tepi sungai dan menyelamatkan diri, sementara korban terseret arus dan tidak dapat diselamatkan.

"Sungai Simambali merupakan anak sungai dari Sungai Idano Mola yang memiliki arus deras, terutama saat musim hujan. Hal ini menjadi faktor utama yang menyebabkan korban terbawa arus," ucapnya.

Pencarian dilakukan dengan melibatkan tim gabungan. Kemudian, pada Selasa (1/4/2025), tambahnya, tim gabungan melakukan pencarian di Sungai Idano Mola.

"Setelah dilakukan pencarian, tim gabungan menemukan jasad korban dalam kondisi mengapung dengan posisi telungkup. Kemudian petugas melakukan proses evakuasi," urainya.

Atas permintaan keluarga, jenazah korban langsung dibersihkan di lokasi oleh keluarga dibantu tim medis. Setelah itu, jasad korban dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dibawa ke rumah duka di Dusun IV, Desa Siofabanua.

"Setibanya di rumah duka, jenazah korban secara resmi diserahkan kepada keluarga. Keluarga korban juga sepakat untuk tidak melakukan autopsi dengan menandatangani surat pernyataan bermaterai," terangnya.

(fnr/sfr)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |