
Ilustrasi bursa kerja - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Peluang mendapatkan pekerjaan kembali dibuka bagi warga Bantul dan daerah sekitarnya. Pemerintah Kabupaten Bantul menyiapkan sekitar 1.000 lowongan kerja melalui kegiatan Job Fair yang menjadi bagian dari rangkaian Bantul Creative Expo 2026.
Bursa kerja tersebut dijadwalkan berlangsung pada 6-7 Agustus 2026 di kawasan Stadion Sultan Agung Bantul. Pemkab Bantul menargetkan sedikitnya 750 pencari kerja dapat memperoleh pekerjaan melalui kegiatan tersebut.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul Agus Budi Raharja mengatakan Job Fair menjadi salah satu agenda strategis dalam Bantul Creative Expo tahun ini. Selain mendukung geliat ekonomi daerah, kegiatan tersebut diharapkan mampu mempertemukan perusahaan dan pencari kerja secara langsung sehingga proses rekrutmen berjalan lebih efektif.
“Rencananya diikuti 15 perusahaan yang membuka sekitar 1.000 lowongan pekerjaan,” kata Agus, Selasa (28/7/2026).
Menurutnya, perusahaan yang berpartisipasi tidak hanya berasal dari Bantul, tetapi juga dari sejumlah daerah lain. Kehadiran perusahaan dari berbagai sektor industri diharapkan memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.
Agus menilai keberagaman bidang usaha yang terlibat dalam Job Fair menjadi keuntungan tersendiri bagi pencari kerja. Mereka dapat menyesuaikan pilihan pekerjaan dengan kemampuan, pengalaman, maupun latar belakang pendidikan yang dimiliki.
Karena itu, masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan diminta memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin. Selain memperoleh informasi lowongan secara langsung, peserta juga berpeluang berinteraksi dengan perusahaan dan mengikuti proses rekrutmen di lokasi kegiatan.
“Bagi masyarakat Bantul, khususnya para pencari kerja, silakan datang ke acara ini karena menjadi kesempatan untuk memperoleh pekerjaan yang lebih layak,” ujarnya.
Pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu langkah konkret dalam menekan angka pengangguran sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap dunia kerja. Job Fair juga dinilai mampu mempercepat proses pencocokan kebutuhan tenaga kerja perusahaan dengan calon pekerja yang tersedia.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul Prapta Nugraha menyampaikan jumlah lowongan yang tersedia diperkirakan mencapai sekitar 1.000 posisi dari seluruh perusahaan peserta.
Dari total peluang kerja tersebut, Pemkab Bantul menargetkan sebagian besar dapat terisi selama pelaksanaan Job Fair berlangsung.
“Dari 1.000 lowongan, semoga bisa sekitar 750 yang terserap,” kata Prapta.
Ia menjelaskan penyelenggaraan Job Fair dilakukan melalui kolaborasi antara DKUKMPP Bantul dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul. Sinergi kedua instansi tersebut mencakup seluruh tahapan pelaksanaan kegiatan.
Mulai dari proses pendaftaran peserta, verifikasi administrasi, penyediaan informasi lowongan, hingga pelaksanaan wawancara kerja akan dilakukan secara terkoordinasi selama kegiatan berlangsung.
“Teknis pelaksanaannya nanti bersama Disnakertrans Bantul, termasuk proses wawancara dan tahapan lainnya,” ujarnya.
Dengan melibatkan dua organisasi perangkat daerah yang memiliki tugas terkait pengembangan ekonomi dan ketenagakerjaan, Pemkab Bantul berharap pelaksanaan Job Fair dapat berjalan lebih terstruktur dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Selain membuka akses terhadap lowongan pekerjaan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kesempatan kerja. Keberhasilan menyerap ratusan tenaga kerja baru diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Bagi pencari kerja yang ingin mengikuti Job Fair tersebut, pemerintah mengimbau agar mempersiapkan dokumen lamaran, curriculum vitae (CV), identitas diri, serta dokumen pendukung lainnya agar proses rekrutmen dapat berlangsung lebih cepat ketika bertemu langsung dengan perusahaan peserta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































