
Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw meninggal dunia karena sebab alami di Rusun ASN IKN. Simak kronologi dan perjalanan pengabdiannya. /Bisnis.
|Harianjogja.com, IKN—Kabar duka datang dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Juru Bicara Otorita IKN yang juga Staf Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Harold Yohanes Pantouw, meninggal dunia pada Sabtu setelah diduga mengalami kondisi kesehatan di kamar huniannya di Rumah Susun (Rusun) ASN 3 Tower 6, Kota Nusantara.
Pihak Otorita IKN memastikan Troy mengembuskan napas terakhir karena sebab alami. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi jajaran Otorita IKN mengingat almarhum merupakan salah satu pionir yang terlibat sejak awal pembangunan ibu kota negara baru.
Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, mengatakan Troy sempat dilarikan ke Rumah Sakit Hermina IKN sebelum dinyatakan meninggal dunia.
"Beliau dibawa ke RS sekitar pukul 12.45 Wita dan segera diperiksa oleh tim dokter. Pada pukul 14.25 Wita, dokter memastikan beliau meninggal dunia karena sebab alami," kata Thomas, Sabtu malam.
Berawal Saat Hendak Bertolak ke Balikpapan
Menurut Thomas, pada Sabtu pagi Troy dijadwalkan berangkat menuju Balikpapan sekitar pukul 08.00 Wita untuk memimpin ibadah di sebuah gereja. Berdasarkan informasi yang diterima, almarhum telah bangun dan beraktivitas seperti biasa sejak pukul 06.00 Wita.
Namun, sopir pribadi Troy mulai merasa khawatir setelah berkali-kali menghubungi melalui telepon tanpa mendapat respons. Sopir kemudian mendatangi kamar Troy di Rusun ASN.
"Pintu diketuk dan namanya dipanggil, tetapi tetap tidak ada jawaban. Kami kemudian memutuskan untuk membuka paksa pintu kamar yang terkunci. Saat berhasil dibuka, kami mendapati beliau sedang berbaring di atas tempat tidur," kata Thomas.
Saat ditemukan, Troy sudah dalam kondisi tidak bernapas. Untuk memastikan kondisinya, pihak Otorita IKN segera membawa Troy ke Rumah Sakit Hermina IKN.
Tidak Ada Tanda Mencurigakan
Thomas menjelaskan hasil pemeriksaan fisik awal tidak menemukan tanda-tanda yang mencurigakan pada jenazah Troy.
Pihak keluarga juga menyampaikan bahwa almarhum memiliki riwayat hipertensi atau tekanan darah tinggi dan rutin mengonsumsi obat untuk menjaga kondisi kesehatannya.
Jenazah Diterbangkan ke Jakarta
Setelah proses administrasi dan penghormatan di Rumah Sakit Hermina IKN selesai, jenazah Troy langsung diberangkatkan menuju Jakarta.
Pihak Otorita IKN memperkirakan jenazah akan tiba di rumah duka di Jakarta pada Minggu (26/7) pagi.
Sosok Pionir Otorita IKN
Kepergian Troy Pantouw meninggalkan duka bagi keluarga besar Otorita IKN. Ia dikenal sebagai salah satu pejabat generasi awal yang mengawal proses pembangunan Ibu Kota Nusantara.
Bersama Thomas Umbu Pati dan Deputi Bidang Lingkungan Hidup Myrna Safitri, Troy dipercaya membantu Kepala Otorita IKN saat itu, Bambang Susantono, ketika pembangunan fisik IKN mulai dipercepat pada 2021.
Pada masa awal pembangunan, Troy dan jajaran Otorita IKN belum memiliki fasilitas perkantoran di kawasan ibu kota baru. Mereka berkantor di Balikpapan dan setiap hari menempuh perjalanan darat sekitar dua jam menuju kawasan IKN hingga akhirnya dapat menempati Rusun ASN.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































