
Wapres Gibran Rakabuming (kiri) dalam audiensi dengan AJBI di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026) ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Wapres\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia (AJBI) memperkuat ekosistem beasiswa bagi pengembangan sumber daya manusia (SDM) di kawasan Indonesia timur. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas pemerataan akses pendidikan berkualitas sekaligus menyiapkan talenta yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan di daerah.
Arahan tersebut disampaikan Gibran saat menerima audiensi AJBI di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026), sebagaimana keterangan Sekretariat Wakil Presiden yang diterima pada Kamis (23/7/2026).
Perwakilan Dewan Kehormatan AJBI, Fasli Jalal, mengatakan Wakil Presiden mengarahkan agar pengembangan program beasiswa dikaitkan dengan kebutuhan SDM di kawasan Indonesia timur melalui proses penjaringan talenta sejak jenjang sekolah menengah atas.
"Pak Wapres juga menyambut hangat dan mengarahkan agar dikaitkan dengan kebutuhan SDM di kawasan timur dan sejak talent scouting sejak SMA, penyiapan bahasa, cara mereka melamar, segala macam dan juga bidang-bidang apa yang kadang-kadang belum tentu terasa sebagai kebutuhan oleh daerah," kata Fasli.
Menurut Fasli, Gibran menilai pembinaan calon penerima beasiswa perlu dilakukan sejak dini. Upaya tersebut mencakup penjaringan talenta, peningkatan kemampuan bahasa, pendampingan dalam proses pendaftaran beasiswa, hingga penyesuaian bidang studi dengan kebutuhan pembangunan di masing-masing daerah.
Melalui pendekatan tersebut, diharapkan peserta didik tidak hanya memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan, tetapi juga memiliki kompetensi yang relevan untuk mendukung pembangunan di wilayah asalnya, terutama di kawasan Indonesia timur.
Fasli menjelaskan AJBI memiliki peran sebagai wadah yang menyinergikan berbagai lembaga penyedia beasiswa, baik yang berasal dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun sektor swasta. Sinergi tersebut ditujukan agar penyelenggaraan program beasiswa berjalan lebih terkoordinasi, tepat sasaran, dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
"Jadi asosiasi ini mengorganisasikan dan melakukan sinergi agar para pelaku yang memberikan beasiswa, baik pemerintah, pemerintah daerah, maupun perusahaan, bisa bahu-membahu sehingga jumlahnya makin besar, sasarannya makin tepat, dan distribusinya makin adil," ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, AJBI dan Wakil Presiden juga membahas penguatan pembangunan SDM sebagai salah satu fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Pengembangan ekosistem beasiswa dinilai menjadi bagian penting dalam menyiapkan SDM unggul yang mampu memenuhi kebutuhan pembangunan di tingkat daerah maupun nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































