
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, bersama Ketua TP PKK Klaten Fahrani Hamenang dan anak-anak menerbangkan balon pada peringatan Hari Anak yang digelar di halaman Pendopo Pemkab Klaten, Selasa (21/7/2026). (Dokumentasi Bagian prokopim Setda Klaten)
KLATEN—Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, mengajak anak-anak berani angkat bicara ketika menjadi korban perundungan. Selain itu, Hamenang mengajak anak untuk berani bermimpi dan bersungguh-sungguh menggapainya.
Motivasi tersebut disampaikan Hamenang saat berdialog dengan anak-anak pada peringatan Hari Anak Nasional tingkat kabupaten Klaten yang digelar di halaman Pendopo Pemkab, Selasa (21/7/2026). Hamenang menghadiri peringatan hari anak bersama Ketua TP PKK Klaten, Fahrani Hamenang.
Ayah dan Bunda Forum Anak Klaten itu mengunjungi stan kreatif yang dihadirkan di halaman Pendopo Pemkab Klaten. Stan-stan menampilkan hasil karya anak di antaranya stan melukis, pembuatan wayang, eco print hingga workshop anak kreatif Klaten.
Beragam aktivitas kreatif itu dihadirkan dan menjadi ruang bagi anak untuk belajar, berkreasi serta mengembangkan potensi mereka. Hamenang dan Fahrani menyempatkan praktik bareng pembuatan karya kreatif bersama anak-anak yang hadir dari tingkat TK hingga SMA/SMK.
Tak hanya meninjau, Hamenang bersama Fahrani memberikan motivasi hingga diskusi. Anak-anak mendapatkan kesempatan untuk mengungkapkan pendapat mereka hingga pengalaman yang mereka alami.
Seorang murid SMA menceritakan pengalamannya pernah menjadi korban perundungan saat masih duduk di bangku SD. Hamenang lantas menanggapi cerita anak itu.
"Ketika terjadi ejek-ejekan atau bullying, kalau berani, jawab dengan baik. Setelah itu segera laporkan kepada orang tua, guru kelas atau guru BK agar dapat segera ditangani," kata Hamenang seperti yang diunggah di prokopim.klaten.go.id.
Hamenang juga mengingatkan tugas utama anak yakni belajar dan mempersiapkan masa depan. Hamenang meminta anak agar tak salah memahami sikap tegas orang tua. Sikap itu sebagai bagian membentuk karakter anak yang lebih baik.
"Jangan mengartikan bahwa orang tua yang tegas itu jahat. Ketegasian bagian dari proses mendidik agar anak menjadi pribadi yang disiplin, tekun dan rajin," jelas Hamenang.
Hamenang juga mengajak anak-anak Klaten tak takut untuk bermimpi serta bersungguh-sungguh untuk mewujudkan mimpi tersebut. "Pesan saya kepada anak-anak khususnya di Kabupaten Klaten, senantiasi bermimpilah setinggi mungkin dan berjuanglah untuk menggapainya," ungkap Hamenang.
Ketua TP PKK sekaligus Bunda Forum Anak Klaten, Fahrani Hamenang, mengajak anak selalu menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bergizi selain tekun belajar. "Kalau ingin menggapai cita-cita, belajarlah dengan rajin dan makan makanan bergizi. Ingatkan ibu memasak di rumah agar kebutuhan gizi tercukupi. Selain itu, patuhilah orang tua dan guru," pesan Fahrani.
Fahrani juga mengajak anak-anak berani mengungkapkan ketika mengalami tindakan tidak nyaman bahkan perundungan dan bentuk kekerasan lainya. "Jangan dipendam, segera bicara kepada orang tua atau guru agar bisa ditindaklanjuti. Jangan takut untuk melaporkan," ungkap Fahrani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































