Jumali Minggu, 24 Mei 2026 17:57 WIB

Tampilan aplikasi forum/Apple store
Harianjogja.com, JOGJA—Linimasa Facebook yang dipenuhi unggahan teman, konten viral, hingga iklan bersponsor sering membuat percakapan penting di grup tenggelam begitu saja. Melihat keluhan itu, Meta diam-diam meluncurkan aplikasi mandiri bernama Forum yang difokuskan khusus untuk pengalaman diskusi di Facebook Groups.
Aplikasi baru ini pertama kali ditemukan konsultan media sosial Matt Navarra di App Store dan langsung menarik perhatian karena tampilannya disebut mirip dengan Reddit. Berbeda dari aplikasi Facebook biasa yang dipenuhi campuran konten algoritmik, Forum hanya menampilkan percakapan dari grup yang diikuti pengguna.
Konsep utama Forum cukup sederhana: memisahkan diskusi komunitas dari “kebisingan” Facebook utama agar pengguna bisa lebih fokus membaca percakapan yang benar-benar relevan bagi mereka.
Pengguna cukup masuk menggunakan akun Facebook yang sudah dimiliki. Setelah login, Forum otomatis menarik grup yang diikuti, profil, serta riwayat aktivitas pengguna ke dalam aplikasi tersebut.
Menariknya, aplikasi ini memungkinkan pengguna membuat unggahan menggunakan nama samaran atau pseudonym, mirip fitur anonim terbatas yang sudah tersedia di Facebook Groups. Meski begitu, administrator grup tetap dapat melihat identitas asli pengguna demi menjaga akuntabilitas dan moderasi komunitas.
Meta menegaskan bahwa Forum bukan media sosial terpisah dari Facebook. Semua unggahan yang dibuat di Forum tetap muncul di grup Facebook terkait, begitu pula sebaliknya. Dengan kata lain, Forum hanyalah pintu masuk alternatif untuk mengakses ekosistem grup Facebook dengan tampilan yang lebih bersih dan fokus pada percakapan.
Perbedaan terbesar dibanding aplikasi Facebook biasa terletak pada feed atau timeline. Di Forum, pengguna tidak akan menemukan unggahan teman, halaman bersponsor, atau konten viral yang direkomendasikan algoritma.
Sebaliknya, aplikasi ini hanya menampilkan diskusi grup yang diikuti pengguna. Selama proses awal penggunaan, pengguna juga diminta memilih topik minat tertentu agar sistem dapat merekomendasikan percakapan dari komunitas lain yang relevan.
Pendekatan itu membuat banyak pihak menilai Forum sebagai upaya Meta menyaingi Reddit dengan memanfaatkan basis pengguna Facebook yang sudah sangat besar.
Selain fokus pada komunitas, Forum juga dibekali fitur kecerdasan buatan atau AI. Salah satunya adalah tab “Ask” yang memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan dan mendapatkan rangkuman jawaban dari berbagai diskusi grup terkait.
Fitur ini dirancang untuk memudahkan pencarian informasi tanpa harus membuka satu per satu komunitas yang berbeda.
Forum juga menghadirkan asisten AI khusus moderator grup. Fitur tersebut diklaim dapat membantu administrator melakukan moderasi konten, mengelola komunitas, hingga mengurangi risiko kelelahan moderator yang selama ini menjadi masalah di berbagai platform diskusi daring.
Meta menyebut Forum saat ini masih berada dalam tahap uji coba publik atau public testing. Ini bukan kali pertama perusahaan mencoba membuat aplikasi khusus grup.
Pada 2014, saat masih bernama Facebook, perusahaan juga pernah meluncurkan aplikasi Groups mandiri. Namun aplikasi tersebut ditutup pada 2017 tanpa penjelasan rinci.
Peluncuran Forum juga beriringan dengan hadirnya aplikasi lain bernama Instants. Aplikasi ini memungkinkan pengguna berbagi foto spontan yang akan hilang setelah dilihat atau maksimal dalam 24 jam.
Instants disebut menjadi upaya Meta menyaingi Snapchat dan BeReal melalui fitur berbagi foto tanpa edit yang hanya tersedia lewat DM Instagram.
Namun, fitur tersebut juga menuai perhatian karena risiko pengguna tidak sengaja mengirim foto sensitif. Setelah tombol rana ditekan, foto langsung terkirim tanpa pratinjau terlebih dahulu.
Selain Forum dan Instants, Meta juga meluncurkan aplikasi edit video pendek bernama Edits untuk bersaing dengan CapCut milik ByteDance.
Strategi agresif Meta meluncurkan banyak aplikasi baru disebut berkaitan erat dengan efisiensi pengembangan berbasis AI. CEO Mark Zuckerberg bahkan mengungkapkan dalam rapat internal bahwa teknologi AI memungkinkan perusahaan mengembangkan lebih banyak aplikasi dengan tim yang lebih kecil.
Meski begitu, masih ada sejumlah pertanyaan mengenai masa depan Forum. Saat ini aplikasi tersebut baru tersedia untuk iOS di beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Inggris. Belum ada informasi resmi mengenai versi Android maupun jadwal peluncuran global.
Selain itu, isu privasi juga menjadi sorotan karena aktivitas pengguna di Forum tetap terhubung dengan akun Facebook asli. Hal ini memunculkan kekhawatiran terkait pemanfaatan data untuk kepentingan iklan dan personalisasi konten.
Meski masih berstatus produk uji coba, kehadiran Forum menunjukkan Meta sedang serius memperluas lini produknya di luar aplikasi utama Facebook dan Instagram. Lewat pendekatan komunitas dan AI, Meta tampaknya ingin merebut kembali ruang diskusi daring yang selama ini banyak diisi Reddit.
Apakah strategi tersebut akan berhasil atau bernasib sama seperti aplikasi Groups 2014 yang ditutup diam-diam, waktu yang akan menjawab.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































