Banjir Cepu Blora Rendam Puluhan Rumah Akibat Luapan Sungai

6 hours ago 5

Banjir Cepu Blora Rendam Puluhan Rumah Akibat Luapan Sungai

Banjir akibat luapan Sungai Ngareng dan Sungai Tamansiswa merendam puluhan rumah warga di Kecamatan Cepu, Blora. /Antara.

Harianjogja.com, BLORA—Banjir akibat luapan sungai merendam puluhan rumah warga yang berada wilayah di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu (24/5/2025) malam. Banjir bandang ini dipicu hujan lebat yang mengguyur wilayah Cepu dan kawasan hulu sungai dalam durasi cukup lama sehingga debit air meningkat dan meluap ke permukiman warga.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora mencatat banjir terjadi di sejumlah titik setelah Sungai Ngareng dan Sungai Tamansiswa meluap. Meski sempat menggenangi permukiman warga dengan ketinggian air hingga puluhan sentimeter, kondisi banjir di beberapa lokasi dilaporkan mulai berangsur surut.

Pemerintah setempat melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan warga. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora, Agung Triyono, mengatakan banjir luapan sungai mengakibatkan puluhan rumah warga terdampak di wilayah Kecamatan Cepu.

“Jadi banjir ini berasal dari luapan sungai, kemudian menggenangi rumah warga di beberapa lokasi di Kecamatan Cepu,” ujar Agung.

Di Kelurahan Cepu, banjir merendam sekitar 35 rumah warga di RW 01 Lingkungan Ngareng Sawahan. Ketinggian air di kawasan tersebut dilaporkan berkisar antara 30 hingga 60 sentimeter.

Sementara di Kelurahan Balun, sedikitnya lima rumah di RW 11 Gang Swadaya, Lingkungan Tukbuntung, turut terdampak banjir. Genangan air di wilayah itu mencapai 30 hingga 70 sentimeter.

BPBD Blora memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut. Meski demikian, petugas tetap melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah titik terdampak untuk memastikan kondisi warga tetap aman.

Agung menjelaskan, Tim TRC BPBD Blora telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen, pendataan dampak banjir, serta membantu proses evakuasi warga yang membutuhkan bantuan.

Selain itu, BPBD juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat penanganan dampak banjir di Kecamatan Cepu.

Proses penanganan di lapangan sempat mengalami kendala akibat derasnya arus air dan tingginya debit sungai. Namun, kondisi banjir di sejumlah wilayah kini mulai menunjukkan penurunan.

“Sampai saat ini beberapa wilayah sudah mulai surut dan berangsur normal,” ujar Agung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |