Alasan Bangladesh Mau Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026

1 hour ago 2

Jumali

Jumali Sabtu, 15 Agustus 2026 20:17 WIB

Harianjogja.com, JOGJA—Keputusan Timnas India mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 membuka jalan bagi Bangladesh untuk tampil di turnamen yang akan digelar di Indonesia dan Hong Kong. Federasi Sepak Bola Bangladesh (BFF) menyebut kesempatan menghadapi lawan dengan level lebih tinggi menjadi alasan utama menerima undangan tersebut.

Persetujuan untuk mengikuti turnamen tersebut disampaikan Komite Tim Nasional (National Teams Committee/NTC) Federasi Sepak Bola Bangladesh (BFF) dalam rapat yang digelar pada Jumat.

Media Bangladesh, The Daily Star, melaporkan bahwa NTC menyetujui undangan untuk berpartisipasi dalam FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar di Indonesia dan Hong Kong.

Dengan bergabungnya Bangladesh, tim berjuluk Bengal Tigers itu akan menempati Grup A Divisi Premier bersama Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Pilih Turnamen ASEAN daripada Jadi Tuan Rumah

Anggota NTC sekaligus anggota Komite Eksekutif BFF, Sayed Hasan Kanon, mengungkapkan bahwa pihak federasi sempat mempertimbangkan dua opsi, yakni menerima undangan FIFA ASEAN Cup atau menggelar turnamen empat negara di Dhaka.

Menurutnya, mayoritas anggota komite memilih mengikuti FIFA ASEAN Cup karena dinilai memberikan manfaat yang lebih besar bagi perkembangan tim nasional Bangladesh.

"Presiden BFF dan ketua NTC Tabith Awal meminta pendapat anggota NTC mengenai apakah akan berpartisipasi dalam Piala ASEAN FIFA atau menjadi tuan rumah turnamen empat negara di Dhaka," ujar Kanon.

Jadi Ajang Persiapan Menuju Kejuaraan SAFF

Kanon menjelaskan salah satu alasan utama Bangladesh menerima undangan tersebut adalah kualitas lawan yang akan dihadapi.

BFF menilai pertandingan melawan Indonesia, Malaysia, dan Singapura dapat menjadi bekal berharga menjelang agenda penting berikutnya, yakni Kejuaraan SAFF.

"Kami sepakat untuk berpartisipasi dalam Piala ASEAN FIFA sebagai bagian dari persiapan tim Bangladesh untuk Kejuaraan SAFF mendatang, karena Bangladesh akan menghadapi lawan yang lebih kuat," kata Kanon.

Bagi Bangladesh, menghadapi tim-tim Asia Tenggara yang memiliki peringkat dan pengalaman kompetitif lebih baik dianggap dapat meningkatkan kualitas permainan sekaligus mengukur kemampuan skuad mereka.

Dapat Dukungan Finansial dari Panitia

Selain faktor teknis, aspek finansial juga menjadi pertimbangan penting dalam keputusan tersebut.

Menurut Kanon, penyelenggara FIFA ASEAN Cup 2026 akan menanggung sejumlah kebutuhan peserta, termasuk akomodasi dan tiket penerbangan. Bangladesh juga disebut akan memperoleh uang partisipasi dari panitia.

"Selain itu, Bangladesh akan menerima uang partisipasi sementara tuan rumah akan menyediakan akomodasi dan tiket pesawat, jadi ini adalah pilihan yang baik bagi kami daripada menyelenggarakan turnamen empat negara di Dhaka," ujarnya.

Skema tersebut dinilai lebih menguntungkan dibandingkan harus mengeluarkan biaya besar untuk menggelar turnamen internasional sendiri di Bangladesh.

Indonesia Jadi Tuan Rumah Bersama Hong Kong

FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 21 September hingga 3 Oktober 2026 dengan Indonesia dan Hong Kong bertindak sebagai tuan rumah.

Turnamen ini menjadi salah satu agenda internasional penting di kawasan Asia dan akan diikuti sejumlah negara dari Asia Tenggara serta negara undangan.

Masuknya Bangladesh menggantikan India diperkirakan menambah persaingan di Grup A yang sudah dihuni Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Bagi Timnas Indonesia, kehadiran Bangladesh menghadirkan tantangan baru sekaligus kesempatan mengukur kekuatan menjelang agenda internasional berikutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |