Nekat ke GBLA, Suporter PSIM Jogja Bisa Rugikan Klub

5 hours ago 3

Nekat ke GBLA, Suporter PSIM Jogja Bisa Rugikan Klub Logo BRI Super League. / Ist

Harianjogja.com, JOGJA—Pertandingan antara PSIM Jogja melawan Persib Bandung yang dijadwalkan berlangsung pukul 15.30 WIB akan digelar dalam pengamanan ketat. Seluruh tribun stadion hanya diperuntukkan bagi pendukung tuan rumah, Bobotoh, sesuai regulasi Liga 1 (Super League) 2025-2026 yang masih melarang kehadiran suporter tim tamu.

Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi pendukung Laskar Mataram yang berencana datang langsung ke stadion di Kota Bandung. Alih-alih memberi dukungan, kehadiran mereka justru berisiko membawa konsekuensi besar bagi tim yang dibela.

Aturan larangan suporter tamu tercantum dalam Pasal 5 ayat 7 regulasi kompetisi. Ketentuan ini bersifat mengikat, sehingga setiap pelanggaran akan berujung pada sanksi yang dibebankan kepada klub terkait, bukan hanya individu suporter.

Artinya, jika ada oknum pendukung PSIM yang nekat masuk ke Stadion GBLA di Bandung, maka PSIM Jogja berpotensi menerima hukuman disiplin dari federasi, meskipun pelanggaran dilakukan oleh suporter secara personal.

Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menegaskan bahwa pihak klub berkomitmen menjalankan aturan tersebut tanpa kompromi. Ia juga meminta seluruh pendukung PSIM untuk memahami situasi dan tidak memaksakan diri hadir di stadion.

“Kami mengimbau rekan-rekan suporter PSIM untuk tidak datang ke Stadion GBLA. Kehadiran suporter tamu masih dilarang. Kami berharap semua pihak menghormati aturan ini karena klub akan dimintai pertanggungjawaban penuh jika terjadi pelanggaran,” ujar Adhi sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.

Untuk memastikan tidak ada pelanggaran, Panitia Pelaksana Persib telah menyiapkan sistem pengamanan berlapis. Langkah ini mengacu pada Pasal 5 ayat 8 regulasi yang mewajibkan pengawasan ketat terhadap potensi kehadiran suporter tim tamu.

Penyaringan akan dilakukan di seluruh pintu masuk stadion di Bandung, termasuk pemeriksaan identitas dan atribut. Suporter yang terindikasi mendukung PSIM dipastikan tidak akan diizinkan masuk ke area tribun.

“Panpel Persib akan menjalankan prosedur penyaringan ketat di area stadion. Hal ini murni implementasi dari keputusan federasi dan komitmen liga untuk memastikan transformasi sepak bola nasional berjalan sesuai jalur,” tutur Adhi menambahkan.

Dengan situasi tersebut, pendukung PSIM Jogja disarankan tetap memberikan dukungan dari rumah melalui siaran televisi atau layanan streaming resmi. Cara ini dinilai lebih aman dan tidak menimbulkan risiko sanksi yang justru dapat merugikan perjalanan tim di kompetisi musim ini. Dukungan yang bijak menjadi faktor penting agar PSIM tetap fokus menghadapi pertandingan tanpa gangguan di luar lapangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |