Jadwal dan rangkaian sidang isbat untuk penentuan 1 Syawal 1446 H

1 week ago 18

8000 hoki List Situs server Slot Gacor Vietnam Terbaru Gampang Lancar Scatter Full Setiap Hari

hokikilat Data Platform website Slot Maxwin Myanmar Terbaik Sering Jackpot Full Setiap Hari

1000hoki.com List Akun web Slots Gacor Terbaru Pasti Win Full Online

5000hoki Data Situs server Slot Maxwin Vietnam Terpercaya Pasti Lancar Scatter Full Setiap Hari

7000 Hoki Online Platform web Slot Gacor Philippines Terpercaya Gampang Scatter Full Setiap Hari

9000 hoki Data Agen server Slot Maxwin Malaysia Terbaik Mudah Lancar Jackpot Full Setiap Hari

List Daftar Slots Maxwin server Philippines Terbaru Pasti Jackpot Full Terus

Idagent138 login Akun Slot Online

Luckygaming138 Slot Terbaik

Adugaming Daftar Slot Anti Rungkat

kiss69 login Id Slot Gacor Terpercaya

Agent188 Daftar Akun Slot Gacor

Moto128 Daftar Slot Anti Rungkat Terbaik

Betplay138 Slot Terpercaya

Letsbet77 Daftar Id Slot Anti Rungkad Terpercaya

Portbet88 Slot Anti Rungkat Terbaik

Jfgaming168 Id Slot Maxwin Online

Mg138 Daftar Slot Online

Adagaming168 Akun Slot Anti Rungkat

Kingbet189 login Id Slot Game

Summer138 Slot Maxwin Online

Evorabid77 Akun Slot Online

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan jadwal sidang isbat untuk menentukan awal Syawal 1446 Hijriah atau Idul Fitri 2025. Pemantauan hilal akan berlangsung di 33 titik di seluruh Indonesia, kecuali Bali, karena bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.

Sidang isbat ini bertujuan menetapkan tanggal pasti Hari Raya Idul Fitri 2025. Sebelumnya, pemerintah telah menentukan bahwa 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada 1 Maret 2025.

Selanjutnya, keputusan mengenai Idul Fitri akan ditetapkan melalui sidang isbat yang akan datang. Hasil dari sidang tersebut akan menjadi acuan bagi umat Islam di Indonesia dalam merayakan Idul Fitri secara serentak.

Pemerintah berharap keputusan yang diambil dapat membawa kebersamaan dan memperkuat persatuan dalam menjalankan ibadah di hari kemenangan. Berikut ini adalah informasi lengkap, mengenai jadwal dan rangkaian sidang isbat dalam penetapan 1 Syawal, yang telah dilansir dari situs resmi Kemenag dan berbagai sumber lainnya.

Baca juga: Sidang Isbat penetapan Idul Fitri digelar 29 Maret 2025

Jadwal sidang isbat Idul Fitri 2025

• Tanggal: Sabtu, 29 Maret 2025 (bertepatan dengan 29 Ramadhan 1446 H)

• Lokasi: Auditorium HM. Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jalan MH. Thamrin, Jakarta

Rangkaian sidang isbat

1. Pembukaan oleh Kementerian Agama (Kemenag).

2. Seminar Hisab Rukyat – Pemaparan mengenai metode perhitungan astronomi dan pengamatan hilal.

3. Laporan Hasil Rukyat – Penyampaian hasil pemantauan hilal dari berbagai lokasi di Indonesia.

4. Sidang Isbat – Pembahasan dan pengambilan keputusan mengenai 1 Syawal 1446 H.

5. Konferensi Pers – Pengumuman resmi hasil sidang isbat oleh Menteri Agama.

Sidang isbat ini akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar. Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa penetapan awal Syawal selalu dilakukan pada 29 Ramadhan. Hasil keputusan sidang tersebut nantinya akan menjadi pedoman bagi umat Islam di Indonesia dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

Pemantauan hilal ada di 33 lokasi seluruh Indonesia

Abu Rokhmad mengungkapkan bahwa pemantauan hilal akan berlangsung di 33 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. Namun, khusus di Bali, pemantauan tahun ini tidak akan dilakukan karena bertepatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi (Tahun Baru Saka 1947) pada Sabtu, 29 Maret 2025.

Pengamatan hilal ini menjadi bagian penting dalam proses penetapan 1 Syawal 1446 H. Hasil dari pemantauan di berbagai lokasi akan dikaji dalam sidang isbat untuk memastikan apakah hilal sudah terlihat atau belum.

Jika hilal teramati sesuai kriteria yang ditetapkan, maka Idul Fitri akan jatuh pada keesokan harinya. Namun, jika hilal tidak terlihat, maka bulan Ramadhan akan digenapkan menjadi 30 hari.

Baca juga: Sidang Isbat penetapan Idul Fitri digelar 29 Maret 2025

Menggunakan metode rukyat dan hisab

Selain menggunakan metode rukyat, sidang isbat juga memperhitungkan metode hisab atau perhitungan astronomi. Penerapan metode ini merupakan bagian dari ajaran Islam. Menurut Abu Rokhmad, hal tersebut sejalan dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No. 2 Tahun 2024 mengenai Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.

Fatwa tersebut menyatakan bahwa penentuan awal ketiga bulan tersebut dilakukan menggunakan metode hisab dan rukyat oleh Pemerintah RI melalui Menteri Agama, serta berlaku secara nasional.

Selanjutnya, berdasarkan data astronomi, ijtimak atau konjungsi diprediksi akan terjadi pada Sabtu, 29 Maret 2025, pukul 17.57.58 WIB. Hal ini disampaikan oleh Abu Rokhmad dalam pemaparan-nya. Saat matahari terbenam, posisi hilal diperkirakan berada di antara minus tiga derajat di Papua hingga minus satu derajat di Aceh, yang berpotensi mempengaruhi keputusan sidang.

Pemerintah berharap melalui sidang isbat ini, seluruh umat Islam di Indonesia dapat memperoleh kepastian mengenai perayaan Idul Fitri 1446 H secara serentak. Dengan adanya kepastian tersebut, masyarakat dapat mempersiapkan diri untuk menyambut hari kemenangan dengan penuh khidmat dan kebersamaan.

Sidang isbat dijadwalkan akan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk perwakilan dari duta besar negara sahabat, para ahli falak, serta perwakilan organisasi Islam. Selain itu, hadir pula perwakilan dari LAPAN, BMKG, BRIN, Planetarium Bosscha, serta berbagai instansi terkait lainnya.

Baca juga: Pemerintah tetapkan 1 Ramadhan jatuh pada hari Sabtu

Baca juga: Hilal tak terlihat dari Masjid Raya Hasyim Asy'ari karena kendala awan

Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |