Format FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dirilis, Indonesia Wajib Juara Grup

5 hours ago 5

Jumali

Jumali Selasa, 11 Agustus 2026 12:47 WIB

Format FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dirilis, Indonesia Wajib Juara Grup

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan arahan kepada anak didiknya saat melawan Timnas Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). Indonesia kalah dengan skor 0-3. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.\r\n

Harianjogja.com, JOGJA—FIFA resmi meluncurkan turnamen regional baru bertajuk FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan berlangsung pada 24 September hingga 4 Oktober 2026. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah utama untuk Premier Division, sementara Hong Kong menggelar pertandingan Challenge Division.

Turnamen ini menjadi kompetisi regional pertama yang digelar langsung di bawah naungan FIFA untuk kawasan Asia Tenggara. Kehadirannya disebut sebagai upaya FIFA memperluas kalender kompetisi internasional sekaligus meningkatkan kualitas persaingan sepak bola di kawasan ASEAN.

Berbeda dengan Piala AFF yang selama ini dikenal publik, FIFA ASEAN Cup 2026 menggunakan format kompetisi yang lebih singkat dan ketat. Tidak ada babak semifinal. Hanya juara grup yang berhak melaju ke partai final.

Bagi Timnas Indonesia, aturan tersebut membuat setiap pertandingan fase grup menjadi sangat menentukan. Satu hasil buruk bisa langsung mengancam peluang Garuda untuk tampil di laga perebutan gelar.

Indonesia Tuan Rumah Premier Division

FIFA ASEAN Cup 2026 dibagi menjadi dua level kompetisi, yakni Premier Division dan Challenge Division.

Premier Division akan digelar di Indonesia dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta sebagai venue utama. Sementara Challenge Division berlangsung di Hong Kong.

Sebanyak 14 tim ambil bagian dalam edisi perdana ini, dengan kemungkinan bertambah hingga 16 peserta. Seluruh anggota AFF mendapatkan slot otomatis, sedangkan beberapa negara lain hadir melalui jalur undangan.

Pembagian Grup Premier Division

Delapan tim terbaik akan bersaing di Premier Division yang terbagi ke dalam dua grup.

Grup A

  • Indonesia
  • India
  • Malaysia
  • Singapura

Grup B

  • Vietnam
  • Pakistan
  • Thailand
  • Filipina

Kehadiran India dan Pakistan sebagai negara undangan menjadi salah satu daya tarik utama turnamen. Selain menambah jumlah peserta, kedua negara tersebut juga diharapkan meningkatkan kualitas kompetisi.

Challenge Division

Enam tim lainnya akan bertanding di Challenge Division.

Grup A

  • Hong Kong
  • Myanmar
  • Brunei Darussalam

Grup B

  • Kamboja
  • Laos
  • Timor Leste

Tanpa Semifinal, Persaingan Lebih Ketat

Format kompetisi menjadi sorotan utama FIFA ASEAN Cup 2026.

Pada Premier Division, setiap tim hanya memainkan tiga pertandingan fase grup. Setelah seluruh laga selesai, hanya juara Grup A dan juara Grup B yang berhak lolos ke final.

Artinya, tim yang finis di posisi kedua langsung tersingkir meski memiliki poin tinggi.

Sistem serupa juga diterapkan pada Challenge Division. Masing-masing tim hanya memainkan dua pertandingan grup sebelum menentukan juara grup yang lolos ke final.

FIFA menerapkan format tersebut karena keterbatasan waktu dalam kalender FIFA Match Window.

Aturan Penentuan Peringkat

Fase grup menggunakan sistem kompetisi penuh dengan ketentuan:

  • Menang: 3 poin
  • Imbang: 1 poin
  • Kalah: 0 poin

Jika terdapat tim dengan poin sama, penentuan peringkat dilakukan berdasarkan:

  1. Poin head-to-head
  2. Selisih gol head-to-head
  3. Jumlah gol head-to-head
  4. Selisih gol keseluruhan
  5. Jumlah gol keseluruhan
  6. Poin fair play
  7. Peringkat FIFA terbaru

Dalam aspek fair play, pengurangan poin dilakukan berdasarkan jumlah kartu yang diterima pemain.

Final Pakai Perpanjangan Waktu dan Penalti

Apabila pertandingan final berakhir imbang selama 90 menit, laga akan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu selama 2 x 15 menit.

Jika skor tetap sama, juara ditentukan melalui adu penalti sesuai regulasi FIFA.

Keuntungan Besar bagi Timnas Indonesia

Salah satu keunggulan FIFA ASEAN Cup dibanding kompetisi regional lainnya adalah statusnya yang masuk kalender resmi FIFA Match Window.

Dengan demikian, seluruh negara peserta berhak memanggil pemain terbaiknya, termasuk mereka yang berkarier di luar negeri.

Bagi Timnas Indonesia, kondisi tersebut membuka peluang tampil dengan kekuatan penuh di hadapan publik sendiri. Namun di sisi lain, persaingan juga dipastikan lebih berat karena negara-negara lain akan menurunkan skuad terbaiknya.

Dengan format tanpa semifinal dan hanya tiga pertandingan grup, Timnas Indonesia dituntut tampil konsisten sejak laga pertama. Status tuan rumah memang menjadi keuntungan, tetapi jalan menuju final FIFA ASEAN Cup 2026 tidak akan mudah karena Garuda wajib finis sebagai juara grup jika ingin memperebutkan trofi perdana turnamen tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |