Foto ilustrasi pabrik ponsel pintar. / Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Bagi Anda yang tengah bimbang memilih ponsel baru berdasarkan performa mesin, hasil benchmark AnTuTu periode April 2026 dapat menjadi panduan utama.
Platform penguji performa tersebut baru saja merilis daftar smartphone tercepat, di mana peta persaingan menunjukkan anomali menarik: MediaTek menguasai total kelas menengah, sementara Qualcomm tetap tak tergoyahkan di segmen flagship.
Data AnTuTu April 2026 ini dihimpun berdasarkan rata-rata skor pengujian sepanjang bulan sebelumnya pada perangkat yang beredar di pasar China. Hasil ini sekaligus membuktikan bahwa perang chipset antar-produsen kini semakin sengit dan tajam.
Di kelas flagship, dominasi masih dipegang oleh chipset Snapdragon. Perangkat iQOO 15 Ultra menjadi yang tercepat, disusul iQOO 15 dan RedMagic 11 Pro+ di posisi tiga besar.
Daftar ini juga diisi oleh sejumlah model premium seperti Realme GT 8 Pro, Oppo Find X9 Ultra, OnePlus Ace 6 Ultra, Honor Magic8 Pro, Honor Magic8, vivo X300 Ultra, serta OnePlus 15T.
Menariknya, sembilan dari sepuluh perangkat tersebut menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm. Hanya OnePlus Ace 6 Ultra yang memakai Dimensity 9500 dari MediaTek. Ini menunjukkan bahwa di kelas flagship, Snapdragon masih menjadi pilihan utama untuk performa tertinggi.
Namun cerita berbeda terjadi di kelas menengah. Seluruh 10 besar justru dikuasai oleh chipset MediaTek tanpa satu pun kehadiran Snapdragon. Posisi teratas ditempati iQOO Z11, diikuti Honor Power2 dan Oppo K15 Pro.
Perangkat lain yang masuk daftar antara lain Reno15 Pro, Reno15, Redmi Turbo 5, Realme Neo7 SE, Oppo K13 Turbo, iQOO Z10 Turbo, serta Oppo Reno14 Pro.
Semua perangkat tersebut menggunakan chipset seri Dimensity seperti Dimensity 8500, Dimensity 8450, dan Dimensity 8400. Dominasi ini menjadi kabar penting bagi pengguna yang mencari ponsel kencang dengan harga lebih terjangkau.
Di kategori tablet, vivo Pad6 Pro muncul sebagai perangkat tercepat, disusul Lenovo Legion Tab Y700 Gen 5 dan Oppo Pad 5 Pro.
Beberapa tablet lain yang masuk daftar adalah Redmi K Pad 2, Honor MagicPad3 Pro 13.3, Oppo Pad 4 Pro, H3C MegaBook, OnePlus Pad 2 Pro, RedMagic Astra, dan Xiaomi Pad 8 Pro. Mayoritas masih mengandalkan chipset Snapdragon kelas atas.
Hasil ini menunjukkan perubahan besar dalam peta persaingan chipset. Snapdragon masih dominan di kelas flagship, tetapi MediaTek kini menjadi pilihan utama di kelas menengah. Bagi pengguna, kondisi ini membuka lebih banyak opsi perangkat dengan performa tinggi sesuai kebutuhan dan anggaran, terutama di tengah persaingan harga yang semakin kompetitif di pasar smartphone 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

















































