
Foto ilustrasi pipa air bersih dari sumber air. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Musim kemarau sering berdampak pada menurunnya ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah. Karena itu, menghemat penggunaan air menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan setiap rumah tangga untuk menjaga cadangan air tetap tersedia sekaligus mengurangi pemborosan.
Ada berbagai cara yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari tanpa mengurangi kebutuhan dasar. Mulai dari memanfaatkan kembali air bekas hingga rutin memeriksa instalasi air di rumah, setiap kebiasaan kecil dapat memberikan dampak besar bagi efisiensi penggunaan air.
1. Manfaatkan Kembali Air Bekas
Air bekas mencuci beras, buah, maupun sayuran masih dapat dimanfaatkan untuk menyiram tanaman.
Selain itu, air sisa mencuci pakaian atau mandi yang tidak mengandung detergen berat juga dapat digunakan untuk mengepel lantai, membersihkan teras, maupun menyiram kloset.
2. Gunakan Metode Mandi yang Lebih Efisien
Penggunaan air saat mandi juga dapat dikurangi dengan menghindari bathtub atau membiarkan shower mengalir terlalu lama.
Menggunakan ember kecil dan gayung dapat membantu mengontrol jumlah air yang dipakai. Jika menggunakan shower, usahakan durasi mandi cukup sekitar tiga hingga lima menit.
3. Matikan Keran Saat Tidak Digunakan
Kebiasaan membiarkan keran tetap mengalir saat menggosok gigi, mencuci muka, bersabun, atau mencuci piring dapat menyebabkan pemborosan air.
Dengan menutup keran ketika tidak digunakan, penggunaan air dapat berkurang hingga belasan liter setiap hari.
4. Siapkan Cadangan Air Bersih
Menyimpan cadangan air di wadah yang bersih dan tertutup dapat menjadi langkah antisipasi ketika pasokan air berkurang.
Apabila turun hujan, air hujan juga dapat ditampung dan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan non-konsumsi, seperti menyiram tanaman atau membersihkan halaman.
5. Rutin Periksa Kebocoran Pipa dan Keran
Lakukan pemeriksaan secara berkala pada pipa, keran, serta tangki penampungan air di rumah.
Kebocoran kecil yang tampak sepele dapat menyebabkan puluhan liter air bersih terbuang setiap hari apabila tidak segera diperbaiki.
Menghemat Air Memberi Manfaat bagi Lingkungan
Menghemat air selama musim kemarau tidak hanya membantu menjaga ketersediaan air untuk kebutuhan keluarga, tetapi juga berkontribusi menjaga pasokan air bagi lingkungan sekitar.
Langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan manfaat jangka panjang, terutama ketika menghadapi musim kemarau yang berlangsung lebih lama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online














































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)
