
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, KARANGANYAR—Misteri kemunculan pria tanpa busana yang beberapa kali terlihat berkeliaran pada malam hingga dini hari di Dukuh Wonolapan, Desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, akhirnya terungkap. Setelah melakukan penyelidikan, Polres Karanganyar memastikan pria yang sempat viral dan membuat resah warga tersebut merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Kepastian itu diperoleh setelah polisi menindaklanjuti laporan masyarakat yang dalam beberapa waktu terakhir merasa khawatir dengan kemunculan sosok pria telanjang di kawasan permukiman. Kemunculannya yang terjadi berulang kali pada malam hari sempat memicu berbagai spekulasi dan kekhawatiran di lingkungan setempat.
Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Wikan Sri Kadiyono, mengatakan pihaknya segera melakukan penyelidikan begitu menerima laporan dari warga. Petugas mengumpulkan informasi dari masyarakat, menelusuri identitas pria tersebut, hingga mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat tinggalnya.
Menurut Wikan, hasil pendalaman yang dilakukan aparat akhirnya berhasil mengungkap identitas pria yang menjadi perbincangan warga Wonolapan tersebut.
"Hasil penyelidikan menunjukkan yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan. Kami juga tidak menemukan adanya unsur tindak pidana ataupun motif kejahatan dalam kejadian tersebut," kata Wikan saat dikonfirmasi, Minggu (14/6/2026).
Polisi juga memastikan tidak ada korban maupun kerugian materiil yang ditimbulkan dari kejadian tersebut. Meski demikian, aksi pria tanpa busana yang terjadi berulang kali memang sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
"Kami memahami keresahan warga karena kemunculan yang bersangkutan pada malam hari tentu menimbulkan kekhawatiran. Namun setelah dilakukan pendalaman, tidak ditemukan unsur pidana maupun tindakan kriminal lainnya," ujarnya.
Polisi Kedepankan Pendekatan Humanis
Karena tidak ditemukan unsur tindak pidana, Polres Karanganyar memilih mengedepankan pendekatan humanis dalam menangani persoalan tersebut. Petugas mendatangi rumah pria tersebut untuk melakukan komunikasi secara persuasif sekaligus memberikan pembinaan terkait dampak sosial yang ditimbulkan terhadap lingkungan sekitar.
Wikan menjelaskan langkah tersebut juga melibatkan pihak keluarga agar pengawasan terhadap yang bersangkutan dapat dilakukan secara lebih optimal.
"Kami mengedepankan langkah persuasif dan kekeluargaan. Petugas memberikan pemahaman kepada yang bersangkutan mengenai dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan sekitar. Keluarga juga kami ajak berkomunikasi agar dapat membantu melakukan pengawasan," jelasnya.
Dari hasil komunikasi tersebut, keluarga menyatakan kesediaannya untuk turut mengawasi dan memastikan tindakan serupa tidak kembali terulang.
Patroli dan Siskamling Ditingkatkan
Selain melakukan pembinaan terhadap yang bersangkutan dan keluarganya, Polres Karanganyar juga meningkatkan patroli di wilayah Gondangrejo sebagai langkah pencegahan sekaligus menjaga rasa aman masyarakat.
Peran Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) juga dioptimalkan guna memperkuat pengawasan lingkungan dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Wikan memastikan kondisi di Dukuh Wonolapan saat ini telah kembali normal. Hingga kini, polisi tidak lagi menerima laporan mengenai kemunculan pria tanpa busana yang sebelumnya sempat menghebohkan warga.
"Alhamdulillah sampai saat ini situasi sudah kondusif. Warga kembali beraktivitas seperti biasa dan tidak ada laporan kejadian serupa yang kami terima. Namun patroli dan pemantauan tetap kami lakukan secara berkala," katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus menjalin komunikasi dengan aparat keamanan maupun perangkat wilayah setempat. Menurutnya, partisipasi warga menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Apabila menemukan kejadian yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan keresahan, masyarakat diminta segera melapor kepada kepolisian atau aparat setempat agar dapat segera ditindaklanjuti. Dengan terungkapnya identitas pria tersebut serta adanya komitmen dari keluarga untuk melakukan pengawasan, situasi di Dukuh Wonolapan kini berangsur kembali aman dan kondusif bagi aktivitas warga sehari-hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































