Gelar Australian Open Lepas dari Genggaman Ana-Trias

3 hours ago 3

Jumali

Jumali Minggu, 14 Juni 2026 14:47 WIB

Gelar Australian Open Lepas dari Genggaman Ana-Trias

Febriana Dwipuji Kusuma-Meilysa Trias Puspitasari/PBSI

Harianjogja.com, JOGJA—Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari harus puas menjadi runner-up Australian Open 2026 setelah kalah dari pasangan China Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian pada partai final yang berlangsung di Quaycentre, Sydney, Minggu (14/6/2026).

Pasangan yang akrab disapa Ana/Trias itu menyerah dalam dua gim dengan skor 22-24, 12-21 pada turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut.

Meski gagal meraih gelar, Ana/Trias sempat memberikan perlawanan sengit kepada unggulan pertama turnamen. Pada gim pertama, pasangan Indonesia tampil percaya diri dan mampu mengendalikan permainan sejak awal laga.

Mereka unggul pada interval dengan skor 11-6 setelah memanfaatkan sejumlah kesalahan lawan serta tampil solid dalam reli-reli panjang. Keunggulan Ana/Trias bahkan sempat melebar menjadi 16-11 dan membuka peluang besar untuk mengamankan gim pembuka.

Namun, pasangan China perlahan bangkit. Jia/Zhang mulai mengubah pola permainan dengan lebih banyak mengarahkan serangan ke area pertahanan Trias. Strategi tersebut berhasil memperkecil selisih angka hingga kedudukan menjadi 16-15.

Memasuki poin-poin krusial, pertandingan berlangsung ketat. Ana/Trias sempat mempertahankan keunggulan dan beberapa kali memaksa reli panjang. Ketika tertinggal 18-19, pasangan Indonesia masih mampu menjaga peluang dengan menyamakan skor menjadi 20-20.

Bahkan, Ana/Trias berhasil menggagalkan tiga game point lawan. Namun, pengalaman dan ketenangan Jia/Zhang pada momen penentuan membuat pasangan China akhirnya mengamankan gim pertama dengan skor 24-22.

Kehilangan gim pertama berdampak pada permainan Ana/Trias di gim kedua. Meski sempat membuka laga dengan keunggulan 4-0, mereka gagal menjaga konsistensi permainan.

Jia/Zhang segera menyamakan kedudukan menjadi 4-4 sebelum berbalik memimpin. Tekanan yang terus diberikan pasangan China membuat pertahanan Ana/Trias mulai goyah.

Serangan-serangan tajam Jia Yi Fan kerap menyulitkan pasangan Indonesia. Beberapa pengembalian bola gagal melewati net, sementara upaya menyerang juga tidak berjalan efektif.

Saat interval gim kedua, Jia/Zhang unggul 11-8. Setelah jeda, dominasi pasangan China semakin terlihat. Mereka mampu memanfaatkan kesalahan-kesalahan lawan untuk memperlebar jarak hingga 18-11.

Ana/Trias kesulitan menemukan ritme permainan terbaiknya dan tidak mampu mengejar ketertinggalan. Jia/Zhang akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 21-12 pada gim kedua sekaligus memastikan gelar juara Australian Open 2026.

Hasil ini menjadi kegagalan kedua beruntun Ana/Trias di Australian Open. Pada edisi sebelumnya, mereka juga harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari sesama pasangan Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, dalam laga final.

Meski belum berhasil membawa pulang gelar, pencapaian Ana/Trias menembus partai puncak tetap menjadi modal positif. Berstatus unggulan ketujuh, mereka mampu melangkah hingga final dan memberikan perlawanan ketat kepada unggulan pertama turnamen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |