8000hoki.com Data Demo website Slot Gacor Singapore Terbaru Gampang Lancar Jackpot Non Stop
hokikilat.com List Platform web Slots Maxwin Japan Online Mudah Lancar Jackpot Non Stop
1000hoki Login website Slot Maxwin Myanmar Terbaik Sering Menang Online
5000 hoki Data Agen web Slots Gacor Japan Terbaik Gampang Win Terus
7000hoki List Situs website Slot Gacor Cambodia Terbaik Gampang Menang Setiap Hari
9000hoki Data Daftar website Slot Maxwin Vietnam Terbaru Pasti Win Full Setiap Hari
Data Demo game Slots Maxwin Thailand Terbaru Pasti Scatter Full Terus
Idagent138 Slot Game Terbaik
Luckygaming138 Daftar Akun Slot Anti Rungkat Terpercaya
Adugaming Akun Slot Anti Rungkad Terbaik
kiss69 Akun Slot Anti Rungkat Online
Agent188 Daftar Slot Maxwin Terpercaya
Moto128 login Akun Slot Game Online
Betplay138 Daftar Akun Slot Anti Rungkad Terbaik
Letsbet77 Daftar Slot Anti Rungkat Terpercaya
Portbet88 Slot Anti Rungkad Terpercaya
Jfgaming168 login Id Slot Anti Rungkad Online
MasterGaming138 Slot Game
Adagaming168 login Akun Slot Gacor
Kingbet189 Akun Slot Game Online
Summer138 Akun Slot Game Online
Evorabid77 Slot Maxwin Terpercaya
CNN Indonesia
Kamis, 27 Mar 2025 13:05 WIB

Jakarta, CNN Indonesia --
Hampir 1.500 orang termasuk jurnalis kantor berita Prancis, AFP, ditahan saat demonstrasi makin bergolak di Turki, merespons penangkapan musuh Presiden Recep Tayyip Erdoğan sekaligus Wali Kota Istanbul Ekrem Imamoglu.
Demonstrasi pecah sejak pekan lalu. Menurut laporan ada tujuh jurnalis yang ditahan oleh pengadilan Istanbul pada Selasa (25/3).
CEO dan ketua AFP Fabrice Fries mengecam penangkapan fotografernya yang bernama Yasin Akgul. Dia juga menyurati Erdogan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penahanan dia tak bisa diterima. Itulah sebabnya saya minta Anda untuk campur tangan secepat mungkin guna mempercepat pembebasan jurnalis kami," kata Fries, dikutip AFP.
Pengadilan mendakwa Akgul dan yang lain dengan tuduhan berperan dalam demonstrasi dan pawai ilegal. Fries menegaskan jurnalisnya bukan menjadi bagian aksi tetapi hanya meliput.
Kelompok kebebasan media Reporters Without Borders (RSF) mengecam penangkapan itu dan menyebutnya sebagai skandal.
Per Selasa, polisi telah menahan 1.418 orang yang dianggap mengambil bagian dalam "demonstrasi illegal."
Menteri Dalam Negeri Turki Ali Yerlikaya memperingatkan bahwa "tidak akan ada konsesi" bagi mereka yang "meneror jalanan".
Erdogan juga begitu menentang keras demo yang berlangsung nyaris di seluruh penjuru Turki.
"Mereka yang menyebarkan teror di jalan dan ingin membakar negara ini tidak punya tujuan. Jalan yang mereka tempuh adalah jalan buntu," kata Erdogan.
Demonstrasi besar-besaran di Turki muncul usai Imamoglu ditangkap polisi pada pekan lalu. Di mata publik, dia dipandang sebagai satu-satunya politikus yang bisa menjadi tantangan bagi Erdogan.
Imamoglu dan sejumlah pihak mengatakan penangkapan itu bermotif politik.
Namun, Pemerintah Turki menyangkal. Mereka menegaskan bahwa pengadilan negara itu independen.
(isa/rds)