
Kompleks Makam Kota Gede di Kampung Wisata Purbayan, Kotagede (Instagram/@kamwispurbayan)
Harianjogja.com, JOGJA— DPRD Kota Jogja mulai mengubah pola penerimaan tamu kunjungan kerja dari berbagai daerah dengan mengarahkan mereka ke kampung wisata. Langkah yang diterapkan sejak Agustus 2026 tersebut diharapkan tidak hanya mengenalkan potensi wilayah, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat di kampung.
Wakil Ketua DPRD Kota Jogja RM Sinarbiyat Nujanat mengatakan selama ini tamu dari DPRD daerah lain umumnya diterima di kantor DPRD Kota Jogja. Kini, pola tersebut mulai diubah dengan membawa rombongan untuk melihat langsung potensi kampung wisata.
“Sekarang kita tidak menerima di kantor DPRD, tetapi mulai kita bawa ke kampung-kampung wisata,” katanya, Senin (14/9/2026).
Tamu Bisa Dikenalkan Produk Unggulan Kampung
Sinarbiyat mengatakan DPRD Kota Jogja setiap hari menerima cukup banyak kunjungan kerja dari anggota DPRD daerah lain. Dalam satu rombongan, jumlah tamu dapat mencapai lima hingga 10 orang.
Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang untuk mengenalkan berbagai produk unggulan yang dihasilkan masyarakat di kampung wisata. Tamu tidak hanya datang untuk agenda kunjungan kerja, tetapi juga dapat melihat langsung aktivitas ekonomi masyarakat.
Produk yang dikenalkan mencakup kuliner, kerajinan, batik, hingga potensi seni dan budaya yang ada di kampung wisata.
“Kalau kemudian kita bawa ke kampung wisata, di sana kita tampilkan produk-produk unggulan kampung. Industri kerajinan harapannya bisa dibeli oleh tamu, kuliner khas Jogja juga akhirnya hidup,” ujarnya.
Menurut Sinarbiyat, pola tersebut nantinya dapat diterapkan dengan menggilir kunjungan ke sejumlah kampung wisata. Bahkan, satu rombongan tamu dapat diarahkan mengunjungi dua hingga tiga kampung.
Dengan pola kunjungan seperti itu, manfaat ekonomi diharapkan tidak hanya terkonsentrasi pada satu wilayah. Pelaku usaha di sejumlah kampung wisata juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan manfaat dari kedatangan rombongan kunjungan kerja.
Dorong Ekonomi Berbasis Kampung
Sinarbiyat berharap pola kunjungan tersebut dapat menjadi salah satu cara mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kampung. Selain membuka peluang transaksi secara langsung, kunjungan antardaerah juga diharapkan dapat memunculkan peluang kerja sama antarwilayah.
“Target kita menumbuhkan ekonomi berbasis wilayah, basisnya kampung. Kalau seluruh kampung ini hidup, otomatis ekonomi akan tumbuh,” tuturnya.
Namun, menurut dia, perubahan pola kunjungan tersebut perlu diikuti dengan kesiapan kampung wisata. Pemkot Jogja diminta memastikan kampung yang menjadi tujuan kunjungan memiliki produk dan atraksi yang dapat ditampilkan kepada tamu.
Kesiapan itu mencakup pelaku UMKM, kuliner, kerajinan, batik hingga kelompok seni dan budaya. Dengan demikian, rombongan yang datang dapat melihat sekaligus merasakan potensi ekonomi dan kreativitas masyarakat di kampung wisata.
Kampung Wisata yang Melemah Perlu Didatangi
Di sisi lain, DPRD Kota Jogja juga menyoroti masih adanya kampung wisata yang belum berkembang. Sinarbiyat menilai pemerintah perlu turun langsung untuk mengetahui kondisi kampung wisata yang aktivitasnya mulai melemah.
Menurut dia, kampung wisata yang perkembangannya menurun tidak seharusnya dibiarkan tanpa penanganan. Pemerintah perlu mencari tahu persoalan yang dihadapi dan mengidentifikasi kebutuhan pengembangannya.
“Jangan kemudian didiamkan begitu saja. Harus dicari tahu, didatangi dan diidentifikasi,” katanya.
Dengan pemetaan dan pendampingan tersebut, kampung wisata di Kota Jogja diharapkan dapat terus berkembang dan memiliki aktivitas ekonomi yang lebih kuat. Pada saat yang sama, kunjungan kerja dari berbagai daerah dapat menjadi salah satu pintu untuk memperkenalkan potensi kampung sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































