
Penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta/istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Jumlah penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ) yang dilayani PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencapai 1,26 juta orang selama Agustus 2026. Angka tersebut tumbuh sekitar 19% dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 1,05 juta penumpang.
Dari total tersebut, sebanyak 635.828 penumpang tercatat berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 6 Yogyakarta. Sementara itu, jumlah penumpang yang datang mencapai 628.780 orang.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan peningkatan volume penumpang tersebut tidak terlepas dari performa sarana, prasarana, dan operasional yang terus dijaga.
“Capaian angkutan penumpang khususnya KA Jarak Jauh di KAI Daop 6 Yogyakarta pada periode bulan Agustus 2026 ini didukung dengan performa dan keandalan sarana, prasarana, dan operasional Daop 6 yang menjaga keselamatan, ketepatan waktu dan kenyamanan perjalanan KA,” ujarnya, Senin (14/9/2026).
Mobilitas Masyarakat dengan Kereta Api Meningkat
Feni mengatakan tingginya volume penumpang pada Agustus 2026 menunjukkan mobilitas masyarakat menggunakan kereta api jarak jauh masih tinggi. Kondisi tersebut juga didukung momen long weekend Hari Kemerdekaan RI dan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung pada periode tersebut.
Menurutnya, KAI terus berkomitmen menyediakan transportasi yang selamat, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan. Tingginya jumlah penumpang yang naik maupun turun di wilayah Daop 6 juga menunjukkan kereta api semakin dipercaya sebagai salah satu moda transportasi andalan.
Selain memberikan kenyamanan, kereta api dinilai menjadi moda transportasi yang ramah lingkungan. Kepercayaan masyarakat yang terus menggunakan kereta api menjadi motivasi bagi KAI untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
“KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu melalui berbagai inovasi serta peningkatan layanan kepada pelanggan,” kata Feni.
Untuk menjaga kualitas pelayanan, KAI Daop 6 Yogyakarta secara konsisten meningkatkan fasilitas di stasiun maupun di dalam kereta. Aspek keselamatan operasional juga diperkuat, bersamaan dengan optimalisasi pelayanan pelanggan di setiap titik layanan.
“Selain itu, KAI juga terus mengembangkan layanan digital yang memudahkan masyarakat dalam merencanakan perjalanan, mulai dari pemesanan tiket hingga memperoleh informasi perjalanan secara real time,” jelasnya.
Stasiun Yogyakarta Paling Banyak Layani Keberangkatan
Berdasarkan data Agustus 2026, Stasiun Yogyakarta menjadi stasiun dengan volume keberangkatan penumpang tertinggi di wilayah Daop 6. Jumlahnya mencapai 317.201 penumpang.
Berikut enam stasiun Daop 6 Yogyakarta dengan volume keberangkatan tertinggi:
- Stasiun Yogyakarta: 317.201 penumpang
- Stasiun Lempuyangan: 146.403 penumpang
- Stasiun Solo Balapan: 97.477 penumpang
- Stasiun Klaten: 25.726 penumpang
- Stasiun Purwosari: 19.627 penumpang
- Stasiun Wates: 12.487 penumpang
Untuk volume kedatangan, Stasiun Yogyakarta juga berada di posisi pertama dengan 309.639 penumpang. Stasiun Lempuyangan berada di urutan kedua dengan 146.002 penumpang, disusul Stasiun Solo Balapan sebanyak 102.556 penumpang.
Berikut enam stasiun dengan volume kedatangan tertinggi selama Agustus 2026:
- Stasiun Yogyakarta: 309.639 penumpang
- Stasiun Lempuyangan: 146.002 penumpang
- Stasiun Solo Balapan: 102.556 penumpang
- Stasiun Klaten: 23.874 penumpang
- Stasiun Purwosari: 19.443 penumpang
- Stasiun Wates: 12.223 penumpang
Yogyakarta dan Lempuyangan Jadi Stasiun Tersibuk
Feni menjelaskan data tersebut memperlihatkan Stasiun Yogyakarta dan Stasiun Lempuyangan masih menjadi stasiun tersibuk di wilayah Daop 6. Keduanya berperan sebagai simpul integrasi transportasi sekaligus salah satu pusat mobilitas penumpang, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.
Sementara itu, Stasiun Solo Balapan, Klaten, Purwosari, dan Wates juga memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung distribusi penumpang di wilayah Daop 6 Yogyakarta.
KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus memilih kereta api sebagai moda transportasi untuk bepergian.
“Kedepan, KAI akan terus menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, tepat waktu, dan berkelanjutan guna mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan sektor ekonomi dan pariwisata di wilayah DIY dan Jawa Tengah,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































