Prabowo Sebut Dampak Ekonomi KDKMP Mulai Terasa pada 2027

3 hours ago 4

Newswire

Newswire Kamis, 17 September 2026 00:17 WIB

Prabowo Sebut Dampak Ekonomi KDKMP Mulai Terasa pada 2027

Presiden Prabowo Subianto/Bisnis Indonesia

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto optimistis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai memberikan dampak ekonomi yang semakin terasa pada 2027. Koperasi tersebut disiapkan sebagai sarana rantai pasok utama hingga tingkat desa untuk memangkas jalur distribusi.

Dalam Program Presiden Prabowo Menjawab, Rabu, Prabowo mengatakan keberadaan KDKMP diharapkan membuat masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

"Dan ini nanti efeknya akan terasa saya kira beberapa bulan, mungkin tahun 2027, 2028 akhir. Ini kurang lebih," jelas Prabowo, menurut keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.

Baru Sekitar 6.000 KDKMP Beroperasi

Program KDKMP saat ini masih dalam proses realisasi. Prabowo mengatakan baru sekitar 6.000 KDKMP yang telah beroperasi.

Menurut dia, dampak ekonomi program tersebut akan semakin terasa seiring dengan bertambahnya jumlah koperasi yang dibangun. KDKMP menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi berbasis desa.

Salah satu fungsi yang diharapkan dari KDKMP adalah membuat rantai pasok menjadi lebih efisien. Melalui koperasi tersebut, produk dari produsen dapat disalurkan kepada konsumen tanpa harus melewati banyak perantara.

Prabowo mencontohkan distribusi hasil panen petani yang selama ini dapat melewati sekitar lima perantara sebelum sampai kepada konsumen. Para perantara tersebut disebut mengambil margin keuntungan yang cukup tinggi, bahkan bisa mencapai 30 hingga 40 persen.

Kondisi tersebut, menurut Prabowo, membuat harga bahan pangan yang dibayar konsumen menjadi lebih mahal. Di sisi lain, petani belum memperoleh penghasilan secara optimal karena sebagian keuntungan berada di tingkat perantara.

"Dengan KDKMP, petani hanya ada satu perantara sampai ke konsumen," kata dia.

Petani Dapat Tambahan Penghasilan

Prabowo mengatakan pemangkasan rantai distribusi melalui KDKMP diharapkan memberikan manfaat bagi dua sisi sekaligus. Petani berpeluang memperoleh tambahan penghasilan, sedangkan konsumen dapat membeli kebutuhan dengan biaya yang lebih hemat.

"Ada tambahan (penghasilan) untuk petani, tapi konsumen juga hemat. Jadi ini kurang lebih gagasan intinya," imbuh Prabowo.

Pembangunan ekosistem ekonomi berbasis desa tersebut dinilai Prabowo menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Selain KDKMP, pemerintah juga terus menjalankan sejumlah program strategis di sektor pangan, energi, pendidikan, perumahan, hilirisasi, serta Makan Bergizi Gratis (MBG).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |