Pola Asuh Jadi Kunci Membentuk Anak Cerdas dan Berkarakter

2 hours ago 1

SLEMAN - Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY dan DPRD DIY menggelar bedah buku berjudul Mendidik, Melatih, Menggembleng Anak agar Mempunyai Otak Cerdas dan Jenius di Joglo Ndalijan, Kalurahan Trihanggo, Kapanewon Gamping, Sleman, Selasa (21/7). Buku ini menekankan pentingnya pola pengasuhan sebagai faktor utama dalam membentuk kecerdasan dan karakter anak setelah kebutuhan gizinya terpenuhi.

Dalam bedah buku itu, Anggota DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai, mengatakan pembahasan mengenai pola asuh merupakan kelanjutan dari isu stunting yang selama ini banyak mendapat perhatian. Menurutnya, pemenuhan gizi harus diikuti kemampuan orang tua mendidik anak sesuai tahap perkembangannya.

“Kalau gizinya sudah oke, berikutnya adalah cara mendidik anak ketika sudah tumbuh kembang. Itu yang kami bahas,” kata Anton, Selasa.

Anton menilai tantangan pengasuhan semakin kompleks akibat perkembangan teknologi digital dan media sosial yang memengaruhi perilaku anak maupun pola komunikasi dalam keluarga. Itulah sebabnya, orang tua perlu memahami cara mendampingi anak agar kecerdasan yang dimiliki juga diiringi pembentukan karakter, tata krama, dan kebiasaan baik.

Praktisi pendidikan, Bagas Auallya Darmawan, mengatakan setiap anak pada dasarnya memiliki potensi kecerdasan sehingga peran orang tua dan pendidik adalah membimbing serta melatih kemampuan tersebut secara berkelanjutan.

“Semua anak menurut saya cerdas dan jenius. Enggak ada anak bodoh. Faktanya cuma beda ilmu,” kata Bagas.

Menurut Bagas, pendidikan tidak cukup hanya memberikan pengetahuan atau nasihat, tetapi juga harus disertai latihan yang konsisten. Dia menjelaskan pola pikir menjadi fondasi yang memengaruhi tindakan, membentuk kebiasaan, kemudian menentukan hasil yang dicapai seseorang. Di tengah kemudahan akses informasi melalui teknologi, penanaman nilai budaya dan tata krama sejak dini dinilai semakin penting.

Membangun Kebiasaan

Sementara itu, Redaktur buku Mendidik, Melatih, Menggembleng Anak agar Mempunyai Otak Cerdas dan Jenius, Putri Nirmala Valentina Laoli, menjelaskan buku tersebut berfokus pada pola asuh anak usia nol hingga enam tahun sebagai bekal sebelum memasuki pendidikan formal. Materinya disusun menggunakan bahasa sederhana dan dilengkapi langkah-langkah praktis yang dapat langsung diterapkan orang tua di rumah.

“Bahasanya dibuat mudah dipahami masyarakat umum. Tip dan langkah-langkahnya juga bisa langsung diaplikasikan,” kata Putri.

Buku tersebut, kata dia, menekankan pentingnya membangun kebiasaan belajar sejak masa prasekolah melalui aktivitas yang menyenangkan dan sesuai perkembangan anak. Seusai bedah buku, sebagian besar peserta memilih berkonsultasi langsung mengenai persoalan pengasuhan, seperti anak yang sulit makan maupun kebiasaan sehari-hari di rumah.

Sementara itu, Pustakawan Ahli Utama Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY, Budiyono, menambahkan peningkatan minat baca harus diiringi kemampuan memahami isi bacaan agar manfaat membaca dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Di akhir kegiatan, DPAD DIY juga mengenalkan aplikasi perpustakaan digital iJogja yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengakses koleksi bacaan secara daring. (Advertorial)

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |