Sunartono Minggu, 13 September 2026 15:12 WIB

Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin hilang kontak di Laut Jawa. Kapal sempat melaporkan cuaca buruk dan kondisi miring. /Marine Traffic.
Harianjogja.com, JAKARTA—Kapal Ro-Ro Virgo Transport 8 yang melayani rute Surabaya-Banjarmasin dikabarkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026). Kapal berbendera Indonesia dengan nomor IMO 8625179 itu sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Sabtu (12/9/2026) pukul 10.33 WIB dan dijadwalkan tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Minggu pukul 14.00 WITA.
Kapal tipe Passenger/Ro-Ro Cargo Ship tersebut dilaporkan sempat menghadapi cuaca buruk ketika berlayar di Laut Jawa. Dalam kondisi itu, kapal yang membawa ratusan penumpang dan awak kapal tersebut juga dilaporkan mengalami kemiringan atau listing sebelum akhirnya hilang kontak dari radar pengawasan lalu lintas laut.
Kantor SAR Banjarmasin kemudian mengerahkan tim pencarian dan pertolongan menuju lokasi yang menjadi Last Known Position (LKP) kapal. Tim rescue menggunakan KN SAR Laksamana 241 yang diberangkatkan dari Dermaga SAR Basirih untuk menuju titik koordinat terakhir Virgo Transport 8.
"Tim SAR sudah diberangkatkan menuju lokasi perkiraan titik koordinat terakhir kapal di Laut Jawa untuk melakukan evakuasi dan pencarian lebih lanjut," ujar pihak penanggulangan bencana dan SAR dalam keterangan resminya.
Hingga Minggu siang, operasi penyisiran dan evakuasi di perairan Laut Jawa masih berlangsung. Pihak berwenang juga mengimbau keluarga penumpang agar tetap tenang dan mengikuti perkembangan melalui informasi resmi Tim SAR Gabungan.
Virgo Transport 8 Layani Rute Surabaya-Banjarmasin
Virgo Transport 8 merupakan kapal penumpang dan kendaraan atau Ro-Ro/Passenger Ship yang digunakan untuk pelayaran antarpulau. Rute yang disebutkan dalam data pelayaran kapal tersebut menghubungkan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya (ID SUB) dengan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin (ID BDJ).
Kapal berbendera Indonesia itu dibuat pada 1987. Dalam data navigasi pelayaran (Automatic Identification System/AIS), Virgo Transport 8 tercatat memiliki nomor IMO 8625179, nomor MMSI 525110543, serta tanda panggil YDIL4.
Transponder AIS yang digunakan kapal merupakan Kelas A (Class A). Berdasarkan klasifikasi tersebut, kapal masuk kategori Passenger/Ro-Ro Cargo Ship yang dirancang untuk membawa penumpang sekaligus kendaraan.
Secara dimensi, Virgo Transport 8 memiliki panjang keseluruhan atau Length Overall (LOA) 119 meter dengan lebar 21,01 meter. Sarat air (draft) kapal tercatat 5,6 meter.
Data spesifikasi juga mencatat bobot kotor (Gross Tonnage/GT) sebesar 4.277 GT dan bobot mati (Deadweight/DWT) 2.612 ton.
Sementara itu, dalam informasi terkait insiden hilang kontak disebutkan kapal berukuran 8.540 GT. Perbedaan angka GT tersebut terdapat dalam naskah sumber dan tidak dapat diselaraskan tanpa merujuk dokumen atau sumber teknis kapal yang lebih spesifik.
Kecepatan Kapal Capai 12,5 Knot
Dalam kondisi operasional normal, Virgo Transport 8 tercatat berstatus aktif berlayar menggunakan mesin atau underway using engine. Kecepatan jelajah kapal disebut dapat mencapai 12,5 knot.
Sebagai kapal Ro-Ro, armada tersebut digunakan untuk mengangkut kendaraan bermotor, mulai mobil, truk kargo, hingga sepeda motor, sekaligus penumpang dalam perjalanan antarpulau.
Dengan panjang mencapai 119 meter, Virgo Transport 8 memiliki kapasitas yang mendukung pergerakan kendaraan dan penumpang sekaligus distribusi logistik melalui jalur laut. Rute Surabaya-Banjarmasin menjadi salah satu perlintasan antarpulau yang menghubungkan Pulau Jawa dan Kalimantan.
Dalam pelayaran terakhir yang dilaporkan pada Minggu (13/9/2026), kapal tersebut diketahui telah meninggalkan Surabaya sehari sebelumnya. Setelah mengalami laporan cuaca buruk dan kondisi kapal miring, komunikasi atau pemantauan terhadap kapal kemudian dilaporkan terputus.
Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian di sekitar koordinat terakhir kapal. Perkembangan mengenai keberadaan kapal, kondisi penumpang dan awak, serta proses evakuasi selanjutnya menunggu informasi resmi dari pihak berwenang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































