Poin Kesepakatan Trump dan Xi Jinping, Pesanan Boeing 200 Pesawat

4 hours ago 1

Poin Kesepakatan Trump dan Xi Jinping, Pesanan Boeing 200 Pesawat

Trump dan Xi Jinping sepakat stabilkan hubungan AS-China, termasuk pembelian 200 pesawat Boeing dan kerja sama perdagangan strategis. /Antara.

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Presiden China, Xi Jinping, mencapai kesepakatan untuk memperkuat stabilitas hubungan bilateral antara Washington dan Beijing dalam kunjungan resmi pertama Trump ke China sejak 2017. Kesepakatan itu juga mencakup kerja sama perdagangan, investasi, keamanan global, hingga pembelian ratusan pesawat Boeing oleh China.

Dalam pernyataan resmi Gedung Putih yang dirilis Minggu (17/5/2026), kedua pemimpin sepakat membangun hubungan konstruktif berbasis stabilitas strategis, keadilan, dan prinsip timbal balik di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.

Sebagai tindak lanjut, Trump dijadwalkan menerima kunjungan Xi Jinping di Washington pada musim gugur tahun ini. Kedua negara juga menyatakan komitmen untuk saling mendukung penyelenggaraan KTT G20 dan APEC pada akhir 2026.

Selain membahas hubungan bilateral, Trump dan Xi turut menyoroti sejumlah isu keamanan internasional. Keduanya sepakat bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dan mendukung pembukaan kembali Selat Hormuz agar jalur perdagangan internasional tetap aman tanpa hambatan tarif maupun gangguan pihak tertentu.

Kedua pemimpin juga kembali menegaskan komitmen bersama terhadap denuklirisasi Korea Utara sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kawasan Asia Timur.

Dalam bidang ekonomi, kesepakatan tersebut melahirkan dua forum baru, yakni Dewan Perdagangan AS-China dan Dewan Investasi AS-China. Pembentukan dua lembaga bilateral itu ditujukan untuk memperkuat koordinasi perdagangan barang non-sensitif serta menjadi wadah pembahasan investasi antara kedua negara.

China juga menyampaikan sejumlah komitmen strategis terkait rantai pasok mineral penting. Beijing disebut akan membantu mengatasi kekhawatiran Amerika Serikat mengenai keterbatasan pasokan logam tanah jarang dan pembatasan produksi material penting seperti yttrium, scandium, neodymium, hingga indium.

Kesepakatan lain yang menjadi sorotan ialah keputusan China membeli 200 unit pesawat Boeing untuk maskapai penerbangannya. Langkah tersebut menjadi komitmen pembelian pesawat buatan Amerika Serikat pertama sejak 2017 sekaligus dinilai berdampak terhadap sektor manufaktur dan lapangan kerja di AS.

Di sektor pertanian, Beijing berkomitmen membeli produk pertanian Amerika Serikat senilai minimal 17 miliar dolar AS atau sekitar Rp299,1 triliun setiap tahun pada periode 2026 hingga 2028. Komitmen itu melengkapi kesepakatan pembelian kedelai yang sebelumnya telah dicapai pada Oktober 2025.

China juga membuka kembali akses pasar bagi daging sapi asal Amerika Serikat dengan memperbarui izin lebih dari 400 fasilitas pengolahan daging sapi AS yang sebelumnya kedaluwarsa, sekaligus menambahkan fasilitas baru ke dalam daftar ekspor resmi.

Selain itu, Beijing menyatakan akan bekerja sama dengan regulator Amerika Serikat untuk mencabut sisa penangguhan fasilitas ekspor daging sapi serta kembali membuka impor unggas dari

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |