Karhutla Gunung Bromo di Probolinggo Padam, 889 Hektare Hangus

4 hours ago 3

Newswire

Newswire Rabu, 12 Agustus 2026 13:37 WIB

Karhutla Gunung Bromo di Probolinggo Padam, 889 Hektare Hangus

Area padang rumput di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). ANTARA/Ananto Pradana\r\n

Harianjogja.com, PROBOLINGGO—Titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo yang berada di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, sudah padam pada Rabu (12/8). Sebelumnya, petugas masih menghadapi titik api di kawasan P30, Probolinggo, dan Dingklik, Pasuruan, yang berada di medan sulit dijangkau secara manual.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan informasi terakhir menunjukkan kawasan P30, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo sudah tidak terlihat titik api.

"Alhamdulillah informasi yang kami dapat bahwa di kawasan P30, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo sudah tidak terlihat titik api dan yang masih menyala di kawasan Dingklik, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan," kata Oemar di Probolinggo.

Satu Titik Api Masih Ditangani di Pasuruan

Dari total 34 titik api yang sebelumnya terpantau, masih terdapat satu titik api di kawasan Dingklik, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Petugas terus dikerahkan untuk melakukan pemadaman karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo, Tengger, Semeru (TNBTS) tersebut.

Medan menjadi salah satu kendala utama dalam penanganan. Kawasan P30 di Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, dan Dingklik di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, memiliki kondisi berupa tebing sehingga sulit dijangkau petugas secara manual.

Karena itu, pemadaman dilakukan menggunakan metode water bombing dengan mengerahkan tiga helikopter.

"Semua potensi dari BPBD sudah diturunkan mulai dari kendaraan Damkar dari Surabaya, Malang, Nganjuk, Jombang, Kabupaten/Kota Pasruan, Mojokerto, dan Probolinggo untuk fokus di Pasuruan," tuturnya.

BNPB Targetkan Karhutla Bromo Tuntas 14 Agustus

Sebelumnya, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menargetkan pemadaman karhutla Gunung Bromo dapat dituntaskan pada Jumat (14/8). Target tersebut didukung pengerahan tiga unit helikopter untuk menjangkau titik api yang sulit dikendalikan dari darat.

"Titik api di kawasan P30 Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo serta wilayah Dingklik di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan terpantau kondisi medan yang berupa tebing dan sulit dijangkau membuat pemadaman secara manual menghadapi kendala," katanya.

Menurut Suharyanto, pemerintah berupaya menuntaskan titik api di kawasan TNBTS secepatnya. Helikopter yang digunakan dalam operasi pemadaman tersebut nantinya akan dialihkan untuk membantu penanganan kebakaran di lokasi lain.

Karhutla Bromo Berdampak 889 Hektare

Hingga Selasa (11/8), total luas kawasan yang terdampak karhutla Bromo mencapai sekitar 889 hektare. Area terbakar tersebut tersebar di empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Malang dan Pasuruan.

"Total luas kawasan yang terdampak karhutla Bromo hingga Selasa (11/8) mencapai sekitar 889 hektare. Area terbakar tersebut tersebar di empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Malang dan Pasuruan,” katanya.

Tim gabungan masih berjibaku menangani kebakaran yang berada di kawasan TNBTS. Setelah titik api di Probolinggo padam, petugas diharapkan dapat mencegah munculnya titik api baru.

Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu potensi kebakaran di kawasan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |