Investasi Sleman Tembus Rp931,7 Miliar, Kelistrikan Terbesar

2 hours ago 2

Investasi Sleman Tembus Rp931,7 Miliar, Kelistrikan Terbesar

Foto ilustrasi investasi. - Freepik

Harianjogja.com, SLEMAN— Realisasi investasi di Kabupaten Sleman sepanjang Triwulan II 2026 mencapai Rp931,7 miliar dengan total 2.449 proyek yang berhasil menyerap 2.448 tenaga kerja baru. Capaian tersebut didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp806 miliar, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) berkontribusi Rp125,7 miliar.

Data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sleman menunjukkan sektor listrik, gas, dan air menjadi penyumbang investasi terbesar pada periode tersebut, mengungguli sektor transportasi, perdagangan, hingga perhotelan.

Sektor Kelistrikan Pimpin Nilai Investasi

Nilai investasi pada sektor listrik, gas, dan air tercatat mencapai Rp318,43 miliar.

Di bawahnya terdapat sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi dengan realisasi investasi Rp267,28 miliar, disusul perdagangan dan reparasi sebesar Rp159,24 miliar, jasa lainnya senilai Rp87,69 miliar, serta hotel dan restoran sebesar Rp27,34 miliar.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Sleman, Triana Wahyuningsih, menjelaskan dominasi investasi di sektor listrik, gas, dan air terutama berasal dari aktivitas usaha PT PLN.

"Untuk sektor listrik, gas, dan air itu berasal dari kegiatan usaha pembangkit, transmisi, distribusi, dan penjualan tenaga listrik dalam satu kesatuan usaha dari PT PLN," kata Triana dihubungi, Selasa (22/7/2026) malam.

Singapura Masih Jadi Investor Asing Terbesar

Dari sisi investasi asing, Singapura tetap menjadi negara dengan nilai investasi terbesar di Sleman, yakni mencapai Rp120,03 miliar.

Sebagian besar investasi dari negara tersebut mengalir ke sektor perdagangan dan reparasi senilai Rp101,2 miliar.

Selain itu, modal dari Singapura juga masuk ke sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi sebesar Rp8,3 miliar, jasa lainnya senilai Rp8,1 miliar, hotel dan restoran sebesar Rp2,4 miliar, serta industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik, dan jam sebesar Rp74,1 juta.

Investor dari Empat Negara Lain Turut Berkontribusi

Selain Singapura, investasi asing juga datang dari sejumlah negara lainnya.

Nilai investasi dari Republik Rakyat Tiongkok tercatat Rp1,22 miliar, kemudian Amerika Serikat sebesar Rp1,15 miliar, Korea Selatan senilai Rp652,54 juta, dan Jerman sebesar Rp614,86 juta.

Pemkab Sleman Optimistis Iklim Investasi Tetap Terjaga

Triana menilai capaian tersebut mencerminkan kepercayaan investor terhadap kondisi perekonomian Sleman yang tetap terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi dan dinamika geopolitik global.

Menurutnya, stabilitas daerah, potensi ekonomi yang terus berkembang, serta kemudahan berusaha menjadi faktor penting yang menopang pertumbuhan investasi.

"Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen menjaga pertumbuhan investasi melalui penyederhanaan proses perizinan berusaha, penguatan ekosistem investasi yang kondusif, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada investor," katanya.

Ia berharap berbagai langkah tersebut mampu meningkatkan daya saing Kabupaten Sleman sebagai tujuan investasi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan serta membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |