Hiromu Tanaka Terpukau Atmosfer Suporter PSS Sleman

4 hours ago 5

Hiromu Tanaka Terpukau Atmosfer Suporter PSS Sleman

Hiromu Tanaka terkesan dengan atmosfer suporter PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo yang dinilainya tak kalah luar biasa dari Jepang. /Instagram.

Harianjogja.com, SLEMAN — Pemain anyar PSS Sleman asal Jepang, Hiromu Tanaka, mengaku terkesan dengan atmosfer suporter saat tampil di Stadion Maguwoharjo. Meski baru menjalani pengalaman pertama bermain di luar Jepang, pemain berusia 27 tahun itu menilai dukungan suporter PSS tak kalah luar biasa dibandingkan atmosfer sepak bola di negaranya.

Hiromu merasakan langsung dukungan tersebut ketika PSS menjalani laga persahabatan melawan Kendal Tornado FC, Sabtu (8/8/2026). Laga itu menjadi salah satu pengalaman awal pemain asal Jepang tersebut merasakan atmosfer sepak bola Indonesia.

"Saya benar-benar merasakan dukungan dari para suporter. Jika dibandingkan dengan Jepang pun, mereka benar-benar tidak kalah luar biasa," kata Hiromu seusai pertandingan.

Menurut Hiromu, sambutan dan dukungan suporter membuatnya semakin memahami besarnya basis pendukung PSS Sleman. Atmosfer yang tercipta di stadion menjadi pengalaman berbeda setelah sebelumnya berkarier di kompetisi Jepang.

"Saya merasa tim ini didukung oleh basis suporter yang sangat besar," ujarnya.

Hiromu merupakan satu dari 10 pemain anyar yang didatangkan PSS Sleman untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. Pemain kelahiran 1999 itu direkrut langsung dari Jepang untuk memperkuat skuad Super Elja.

Tampil 45 Menit Lawan Kendal

Kesempatan pertama Hiromu merasakan atmosfer pertandingan sepak bola Indonesia datang ketika PSS menghadapi Kendal Tornado FC dalam laga persahabatan.

Dalam pertandingan tersebut, Hiromu tampil selama 45 menit dan menempati sektor sayap kiri. Ia beberapa kali mampu menciptakan peluang dari sisi lapangan serta merepotkan pertahanan lawan.

Kemampuan membawa bola menjadi salah satu kekuatan yang ditunjukkan Hiromu. Ia juga terlihat mampu menentukan momen untuk melakukan penetrasi maupun mengalirkan bola kepada rekan setim.

Performa tersebut menjadi bagian dari proses adaptasi Hiromu bersama PSS. Selain beradaptasi dengan gaya permainan dan rekan-rekan baru, ia juga harus menyesuaikan diri dengan kondisi cuaca di Sleman.

Sebelumnya, Hiromu bermain untuk klub yang berada di wilayah dengan cuaca lebih dingin. Kondisi tersebut membuatnya sempat kesulitan ketika pertama kali tiba di Indonesia.

"Jika dibandingkan dengan Jepang, terutama karena tim saya sebelumnya berada di daerah yang sangat dingin, pada minggu pertama saya cukup kesulitan beradaptasi dengan udaranya yang panas. Tapi untuk saat ini, saya rasa saya sudah terbiasa," tegasnya.

Ingin Bawa PSS Raih Banyak Kemenangan

Adaptasi yang mulai berjalan positif membuat Hiromu optimistis menghadapi musim baru bersama PSS Sleman. Ia berharap dapat memberikan kontribusi bagi tim sekaligus membantu Super Elja meraih hasil maksimal.

Pemain berusia 27 tahun itu menargetkan sebanyak mungkin kemenangan bersama PSS pada kompetisi Super League 2026/2027.

"Tentu saya ingin mengumpulkan kemenangan sebanyak mungkin dan saya ingin bisa memberikan kontribusi yang membuat tim terus berada dalam tren positif," tukasnya.

Hiromu kini terus menjalani proses persiapan bersama PSS Sleman menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026/2027.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |