Cara meneladani Isra Miraj 1447 H dalam kehidupan sehari-hari

1 week ago 12

Jakarta (ANTARA) - Menjelang peringatan Isra Miraj 1447 Hijriah yang jatuh pada 16 Januari 2026, momentum ini kembali menjadi pengingat penting bagi umat Islam untuk tidak sekadar mengenang peristiwa besar dalam sejarah Islam, tetapi juga mengambil hikmah dan teladannya dalam kehidupan sehari-hari.

Isra Miraj bukan hanya perjalanan spiritual Rasulullah SAW, melainkan sarat dengan nilai keimanan, keteguhan hati, serta perintah salat sebagai fondasi utama kehidupan seorang Muslim.

Di tengah tantangan zaman modern yang serba cepat, meneladani makna Isra Miraj menjadi relevan untuk membangun pribadi yang lebih disiplin, berakhlak, dan dekat dengan Allah SWT.

Oleh karena itu, memahami cara meneladani Isra Miraj dalam kehidupan sehari-hari menjadi langkah penting agar peringatannya tidak berhenti sebagai seremonial tahunan, melainkan benar-benar tercermin dalam sikap dan perilaku umat Islam.

Cara meneladani Isra Miraj dalam kehidupan sehari-hari

Meneladani peristiwa Isra Miraj dapat menjadi sarana untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Peristiwa ini mengajarkan tentang pentingnya kedekatan dengan Allah SWT, keteguhan iman, serta konsistensi dalam beribadah. Berikut beberapa langkah yang bisa diterapkan beserta penjelasannya:

1. Memahami makna dan hikmah Isra Miraj

Luangkan waktu untuk mempelajari latar belakang serta pesan spiritual di balik peristiwa Isra Miraj. Dengan memahami maknanya, kita dapat melihat betapa pentingnya ibadah, khususnya salat, sebagai sarana komunikasi langsung antara hamba dan Allah SWT.

2. Menjaga konsistensi dalam beribadah

Usahakan untuk menjalankan ibadah secara rutin dan berkelanjutan, seperti shalat lima waktu tepat waktu, puasa sunnah, atau amalan harian lainnya. Konsistensi akan membantu membentuk kebiasaan positif dan menumbuhkan kedisiplinan spiritual.

3. Meningkatkan kekhusyukan saat beribadah

Fokuskan hati dan pikiran ketika beribadah dengan menjauhkan diri dari gangguan, baik pikiran maupun lingkungan sekitar. Merenungi arti bacaan shalat dan doa dapat membantu menghadirkan rasa khusyuk dan ketenangan batin.

4. Memperluas wawasan keagamaan

Menambah ilmu agama dapat memperbaiki kualitas ibadah yang dijalankan. Hal ini bisa dilakukan dengan membaca literatur keislaman, mengikuti kajian, atau menyimak ceramah agar pemahaman tentang ajaran Islam semakin mendalam dan benar.

5. Memperbanyak doa dan dzikir

Biasakan untuk berdoa dan berdzikir setelah ibadah atau di sela-sela aktivitas harian. Amalan ini dapat menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memohon kekuatan, ketenangan, dan petunjuk dalam menjalani kehidupan.

6. Menanamkan sikap ikhlas dan tawakal

Lakukan setiap ibadah dengan niat yang murni karena Allah SWT, tanpa mengharapkan pujian atau penilaian manusia. Dengan keikhlasan dan sikap berserah diri, ibadah akan terasa lebih ringan dan bermakna.

7. Mengajak keluarga dan lingkungan untuk beribadah bersama

Menciptakan suasana ibadah yang kondusif bersama keluarga atau teman dapat saling menguatkan dan memotivasi. Kebersamaan dalam beribadah juga mampu mempererat hubungan sosial dan membangun lingkungan yang lebih religius.

8. Melakukan evaluasi dan refleksi diri

Setelah beribadah, luangkan waktu untuk menilai diri sendiri. Renungkan apakah ibadah yang dilakukan sudah maksimal dan apa saja yang bisa diperbaiki ke depannya agar kualitas ibadah semakin meningkat.

9. Menjaga shalat sebagai prioritas utama

Isra Miraj mengajarkan pentingnya shalat sebagai kewajiban langsung dari Allah SWT. Menjadikan salat sebagai prioritas, baik dalam kondisi sibuk maupun santai, membantu membentuk kedisiplinan dan kesadaran spiritual dalam setiap aktivitas.

10. Memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari

Teladan Rasulullah SAW bukan hanya terlihat dalam ibadah, tetapi juga dalam sikap dan perilaku. Menjaga tutur kata, bersikap jujur, sabar, dan rendah hati merupakan wujud nyata pengamalan nilai Isra Miraj dalam kehidupan sosial.

Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut secara konsisten, nilai-nilai Isra Miraj tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi benar-benar tercermin dalam sikap, ibadah, dan perilaku sehari-hari.

Baca juga: Hikmah dan pelajaran penting di balik peristiwa Isra Miraj

Baca juga: KAI Palembang sediakan 10.672 tiket untuk libur panjang Isra Miraj

Baca juga: PBNU: Dukungan terhadap Palestina amanat pendirian Indonesia

Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |