Jumali Jum'at, 21 Agustus 2026 09:57 WIB
Harianjogja.com, JOGJA—Pengguna Xiaomi 12 Lite dan sejumlah HP Xiaomi serta Redmi perlu memperhatikan status dukungan perangkat mereka. Xiaomi memasukkan sejumlah model ke daftar End of Life (EOL), yang berarti perangkat tidak lagi mendapatkan pembaruan software atau firmware secara rutin, termasuk security patch.
Masuknya sebuah HP ke daftar EOL tidak berarti perangkat langsung berhenti berfungsi. Ponsel masih dapat digunakan seperti biasa dengan software yang sudah terpasang, tetapi pengguna tidak lagi memperoleh jaminan pembaruan berkala dari Xiaomi.
Salah satu model yang kini menjadi perhatian adalah Xiaomi 12 Lite. Model ini sebelumnya dikenal membawa Snapdragon 778G, layar AMOLED 120 Hz, dan kamera utama 108 MP, sehingga status EOL lebih berkaitan dengan masa dukungan perangkat lunak daripada kemampuan hardware yang tiba-tiba berhenti.
Apa Artinya Jika HP Xiaomi Masuk EOL?
Gizmochina mengungkapkan, EOL atau End of Life merupakan status yang digunakan Xiaomi untuk perangkat yang sudah tidak lagi memperoleh pemeliharaan software dan firmware secara reguler. Xiaomi sendiri menjelaskan bahwa perangkat dalam daftar EOL tidak lagi mendapatkan pembaruan software, termasuk pembaruan keamanan.
Artinya, pemilik HP yang masuk daftar ini tetap dapat menggunakan perangkatnya. Namun, versi software yang sudah terpasang menjadi semakin penting karena tidak ada lagi pembaruan rutin yang diberikan produsen.
Xiaomi juga menyebut pembaruan keamanan umumnya diberikan setidaknya selama dua tahun setelah pengiriman pertama sebuah model. Beberapa perangkat bisa mendapatkan dukungan tiga tahun atau lebih, tergantung kondisi dan kebijakan untuk model tersebut.
Daftar HP Xiaomi yang Masuk EOL
Berikut daftar perangkat Xiaomi yang tercantum dalam naskah sumber sebagai bagian dari daftar EOL:
- Xiaomi 11 Lite 5G NE (global)
- Xiaomi 11T Pro (id)
- Xiaomi 11T Pro (ru)
- Xiaomi 11T Pro (ip)
- Xiaomi 11T Pro (tw)
- Xiaomi 11T Pro (tr)
- Xiaomi 11T (tw)
- Xiaomi 11T (tr)
- Xiaomi 11T Pro (in)
- Mi 11 LE (cn)
- Xiaomi 11i (in)
- Mi 11 Ultra (cn)
- Mi 11 Pro (cn)
- Xiaomi 12 (lm)
- Xiaomi 11i HyperCharge (in)
- Xiaomi 12 Pro (tr)
- Xiaomi 12 Pro (id)
- Xiaomi 12 Pro (in)
- Xiaomi 12 Pro (ru)
- Xiaomi 12 Pro (eea)
- Xiaomi 12 Pro (global)
- Xiaomi 12 Pro (cn)
- Xiaomi 12 Pro (tw)
- Xiaomi 12 (ru)
- Xiaomi 12 (tw)
- Xiaomi 12 (c0)
- Xiaomi 12 (id)
- Xiaomi 12 (global)
- Xiaomi 12 (cn)
- Xiaomi 12 (eea)
- Xiaomi 12 (tr)
- Xiaomi 12S Ultra (cn)
- Xiaomi 12 Lite (ru)
- Xiaomi Pad 6 (cn)
- Xiaomi Pad 6 Pro (cn)
- Xiaomi 12 Lite (tw)
- Xiaomi 12 Lite (eea)
- Xiaomi 12 Lite (global)
- Xiaomi 12S Pro (cn)
- Xiaomi 12 Lite (id)
Penulisan beberapa kode regional dalam daftar perlu diperhatikan karena satu model dapat muncul berkali-kali berdasarkan wilayah pemasaran atau varian perangkat. Karena itu, kemunculan satu nama model dalam beberapa baris tidak selalu berarti ada banyak perangkat berbeda.
Daftar HP Redmi yang Masuk EOL
Selain seri Xiaomi, daftar yang diberikan sumber juga mencakup sejumlah perangkat Redmi. Berikut rinciannya:
- Redmi Note 12 5G/Redmi Note 12R Pro (cn)
- Redmi Note 12 Pro Speed (cn)
- Redmi K60
- Redmi K60E
- Redmi Note 12 Turbo (cn)
- Redmi Note 11 Pro 5G (tw)
- Redmi Note 11 Pro 5G (tr)
- Redmi Note 11E Pro (cn)
- Redmi Note 11 Pro+ 5G (in)
- Redmi Note 11 Pro 5G (global)
- Redmi Note 11 Pro 5G (ip)
- Redmi Note 11 Pro 5G (ru)
- Redmi Note 11 Pro 5G (eea)
- Redmi Note 11 Pro 5G (id)
- Redmi 10 Power (in)
- Redmi 10 (in)
- Redmi 10C (id)
- Redmi 10C (global)
- Redmi 10C (tw)
- Redmi 10C (ru)
- Redmi 10C (eea)
- Redmi 10C (tr)
- Redmi Note 12T Pro (cn)
- Redmi K60E (cn)
- Redmi Pad SE (cn)
- Redmi 10 5G (eea)
- Redmi 12 5G (cn)
- Redmi 12R (cn)
- Redmi Note 12R (cn)
Daftar resmi Xiaomi juga menunjukkan bahwa sejumlah perangkat Redmi Note 12 dan Redmi K60 memang tercantum dalam kelompok perangkat yang sudah tidak mendapatkan dukungan software reguler.
Xiaomi 12 Lite Masih Bisa Dipakai
Bagi pemilik Xiaomi 12 Lite, status EOL tidak membuat perangkat secara otomatis menjadi tidak dapat digunakan. Ponsel tetap bisa menjalankan aplikasi dan fungsi yang sudah tersedia selama hardware serta software yang terpasang masih berfungsi dengan baik.
Xiaomi 12 Lite sendiri diperkenalkan di Indonesia pada Juli 2022. Perangkat tersebut membawa Snapdragon 778G, layar AMOLED 6,55 inci dengan refresh rate 120 Hz, kamera belakang 108 MP, serta dukungan pengisian cepat 67W.
Spesifikasi itu membuat status EOL tidak serta-merta menghapus kemampuan perangkat dalam menjalankan kebutuhan sehari-hari. Persoalan utamanya berada pada dukungan software yang tidak lagi berjalan seperti ketika perangkat masih berada dalam masa pemeliharaan.
Dalam konteks penggunaan jangka panjang, pembaruan keamanan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Xiaomi menyatakan perangkat yang masuk daftar EOL tidak lagi mendapatkan pembaruan software atau firmware secara rutin, termasuk security updates.
HP Xiaomi Baru Mendapat Dukungan Lebih Panjang
Perkembangan kebijakan dukungan software membuat perangkat Xiaomi generasi baru memiliki posisi yang berbeda dibandingkan sejumlah model lama. Xiaomi memang menyebut sebagian perangkat dapat memperoleh pembaruan keamanan selama tiga tahun atau lebih, meskipun durasinya bergantung pada model dan kondisi masing-masing perangkat.
Bagi calon pembeli, masa dukungan software karena itu menjadi salah satu informasi yang layak diperiksa sebelum memilih HP. Spesifikasi seperti chipset, kamera, layar, dan kapasitas baterai tetap penting, tetapi umur dukungan software juga menentukan berapa lama perangkat dapat digunakan dengan pembaruan keamanan dari produsennya.
Untuk pemilik Xiaomi 12 Lite dan perangkat lain yang masuk daftar EOL, ponsel masih dapat digunakan. Perbedaan utamanya adalah pengguna perlu mengetahui bahwa dukungan pembaruan reguler dari Xiaomi telah berakhir, sementara daftar EOL resmi perusahaan tetap menjadi rujukan untuk memeriksa status masing-masing perangkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online




































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5215189/original/094397100_1746795977-20250509AA_Persija_Jakarta_vs_Bali_United-8.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558829/original/015961100_1776485350-IMG_20260418_120558_524.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399789/original/029438800_1762005007-Dewa_United_vs_Shan_United-8.jpg)
