Messi Terancam Sanksi MLS Usai Terlibat Insiden dengan Lawan

1 hour ago 1

Jumali

Jumali Jum'at, 21 Agustus 2026 11:47 WIB

Messi Terancam Sanksi MLS Usai Terlibat Insiden dengan Lawan

Pesepak bola Inter Miami Lionel Messi (kiri) menggiring bola dibayangi pesepak bola Cincinnati FC Brandon Vazquez pada semifinal US Open Cup di Stadion TQL, Cincinnati, AS (23/8/2023). - Antara

Harianjogja.com, JOGJA—Lionel Messi berpotensi mendapatkan sanksi dari Major League Soccer (MLS) setelah terlibat kontak fisik dengan pemain Philadelphia Union, Quinn Sullivan. Insiden itu terjadi ketika Messi membela Inter Miami dalam pertandingan tandang di Subaru Park, Kamis (20/8/2026) waktu Indonesia.

Messi sebenarnya tetap menunjukkan peran penting bagi Inter Miami dalam pertandingan itu. Selain menyumbangkan gol, megabintang asal Argentina tersebut juga mencatatkan assist, tetapi sebuah insiden dengan Sullivan membuat penampilannya ikut menjadi sorotan.

Peristiwa itu kini berpotensi berujung pada hukuman dari MLS. Jika keputusan skorsing benar-benar dijatuhkan, Messi bisa kehilangan kesempatan memperkuat Inter Miami pada pertandingan akhir pekan.

Video Messi dan Quinn Sullivan Beredar

Insiden antara Messi dan Sullivan bermula dari sebuah adu argumen di tengah pertandingan. Rekaman video yang kemudian beredar luas memperlihatkan keduanya terlibat perselisihan sebelum Messi melakukan kontak fisik terhadap pemain Philadelphia Union tersebut.

Dalam video itu, Messi terlihat memukul bagian belakang kepala Sullivan menggunakan telapak tangannya. Sullivan yang tidak menerima tindakan tersebut kemudian mendekati Messi hingga keduanya berada dalam posisi beradu kepala.

Perselisihan tersebut tidak berlangsung lama. Setelah keduanya menjauh, wasit segera datang untuk menghampiri dan memisahkan situasi yang terjadi di antara kedua pemain.

Insiden tersebut kemudian menjadi perhatian karena kontak fisik Messi tidak langsung berujung pada hukuman di lapangan. Rekaman kejadian yang beredar setelah pertandingan membuat tindakan pemain Inter Miami itu kembali diperbincangkan.

Messi Berpotensi Diskors Satu Pertandingan

Kemungkinan hukuman terhadap Messi mulai muncul setelah jurnalis Deporte Total, Jose Armando Rodriguez, melaporkan bahwa sang pemain dapat dikenai sanksi satu pertandingan di MLS. Selain larangan bermain, Messi juga disebut berpotensi mendapatkan denda.

Laporan tersebut membuat nasib Messi untuk pertandingan berikutnya menjadi perhatian. Sebab, jika sanksi benar-benar dijatuhkan oleh MLS, pemain berusia 39 tahun itu harus menjalani hukuman dan tidak dapat memperkuat Inter Miami pada laga selanjutnya.

Bolavip juga melaporkan bahwa Komite Disiplin MLS akan meninjau tindakan Messi dalam insiden dengan Sullivan. Peninjauan itu menjadi dasar untuk menentukan apakah kontak fisik yang dilakukan Messi layak mendapatkan hukuman tambahan setelah pertandingan.

Dengan demikian, potensi sanksi terhadap Messi belum menjadi keputusan final. Status hukuman masih bergantung pada hasil peninjauan pihak yang berwenang di MLS.

Bukan Kali Pertama Messi Dihukum

Jika akhirnya mendapatkan skorsing, hukuman itu bukan menjadi pengalaman pertama Messi akibat perilaku di lapangan. Sebelumnya, pemain yang pernah memperkuat Barcelona tersebut juga pernah mendapatkan larangan bertanding setelah terlibat insiden fisik.

Salah satu kasus terjadi ketika Messi masih memperkuat Barcelona. Ia pernah mendapatkan hukuman setelah memukul pemain Athletic Club, Asier Villalibre, dalam pertandingan Supercopa 2021.

Pada pertandingan itu, Messi mendapat kartu merah setelah insiden dengan Villalibre. Hukuman tersebut kemudian membuatnya harus menjalani larangan bermain bersama Barcelona.

Messi juga pernah terlibat konfrontasi dengan pemain Chile, Gary Medel, dalam Copa America 2019. Perselisihan tersebut membuat keduanya terlibat dalam insiden panas di lapangan dan Messi mendapatkan hukuman larangan bermain satu pertandingan.

Sanksi Bertambah Setelah Komentar soal CONMEBOL

Kasus Messi bersama Medel pada Copa America 2019 tidak berhenti pada hukuman larangan tampil dalam satu pertandingan. Sanksi tersebut kemudian berkembang menjadi skorsing selama tiga bulan dari pertandingan internasional setelah Messi memberikan komentar mengenai CONMEBOL.

Situasi itu menunjukkan bahwa tindakan pemain di lapangan bukan satu-satunya faktor yang dapat memengaruhi hukuman. Dalam kasus 2019 tersebut, pernyataan Messi setelah pertandingan turut menjadi bagian dari persoalan yang berujung pada tambahan sanksi.

Kini, perhatian kembali tertuju kepada Messi setelah insiden bersama Sullivan dalam pertandingan Inter Miami di Philadelphia. Perbedaannya, kasus terbaru ini masih berada pada tahap potensi hukuman karena keputusan resmi dari MLS belum disebutkan dalam naskah sumber.

Bagi Inter Miami, keputusan mengenai Messi akan menjadi hal yang ditunggu karena pemain Argentina itu masih menjadi salah satu figur utama dalam permainan tim. Apabila hukuman larangan bermain benar-benar dijatuhkan, Inter Miami harus menghadapi pertandingan berikutnya tanpa sang megabintang.

Sementara itu, insiden dengan Quinn Sullivan membuat penampilan Messi di Subaru Park tidak hanya dikenang karena kontribusinya dalam permainan. Kontak fisik yang terekam dan kemudian beredar luas menjadi persoalan yang kini menunggu penilaian dari otoritas MLS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |