Update Harga Pangan Nasional, Cabai Rawit Masih Tinggi, Telur Stabil

5 hours ago 3

Update Harga Pangan Nasional, Cabai Rawit Masih Tinggi, Telur Stabil Salah satu pedagang cabai di Pasar Bringharjo, Ifan, memperlihatkan stok cabai rawit merah di kios miliknya, Selasa (11/3/2025). Harian Jogja - Lugas Subarkah\\r\\n\\r\\n

Harianjogja.com, JAKARTA — Pergerakan harga pangan nasional kembali menjadi perhatian masyarakat. Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, harga sejumlah komoditas strategis masih berada di level tinggi, terutama kelompok cabai.

Dalam pembaruan yang dirilis pada Jumat pagi pukul 06.40 WIB, harga cabai rawit merah tercatat menjadi yang tertinggi di antara komoditas lain, yakni mencapai Rp75.550 per kilogram. Tingginya harga cabai rawit merah ini menunjukkan tekanan pasokan yang masih terjadi di sejumlah daerah.

Selain cabai, komoditas protein hewani seperti telur ayam ras juga menjadi perhatian. Harga telur ayam ras tercatat sebesar Rp32.350 per kilogram. Sementara itu, harga daging ayam ras segar berada di angka Rp40.550 per kilogram. Untuk daging sapi, harga kualitas I mencapai Rp147.750 per kilogram, sedangkan kualitas II berada di kisaran Rp141.000 per kilogram.

Dari kelompok bumbu dapur, harga bawang merah tercatat Rp46.650 per kilogram dan bawang putih Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, jenis cabai lainnya juga menunjukkan harga yang relatif tinggi, seperti cabai merah besar Rp46.800 per kilogram, cabai merah keriting Rp45.150 per kilogram, serta cabai rawit hijau Rp50.700 per kilogram.

Pada komoditas beras, harga masih bervariasi tergantung kualitas. Beras kualitas bawah I berada di angka Rp14.500 per kilogram dan kualitas bawah II Rp14.550 per kilogram. Untuk beras medium, kualitas I dibanderol Rp16.100 per kilogram dan kualitas II Rp15.950 per kilogram. Adapun beras kualitas premium atau super I mencapai Rp17.350 per kilogram dan super II Rp16.850 per kilogram.

Sementara itu, harga gula pasir premium tercatat Rp20.250 per kilogram dan gula pasir lokal Rp19.150 per kilogram. Untuk kebutuhan minyak goreng, harga curah berada di level Rp20.300 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp23.450 per liter dan bermerek II Rp22.550 per liter.

Secara umum, data PIHPS menunjukkan bahwa fluktuasi harga masih terjadi pada sejumlah komoditas utama, khususnya cabai. Kondisi ini kerap dipengaruhi oleh faktor distribusi, cuaca, hingga produksi di tingkat petani.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan harga serta menyesuaikan pola konsumsi agar tetap stabil di tengah dinamika harga pangan yang belum sepenuhnya merata.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |