Suasana konferensi pers Veteran Cup Festival "Forbidden Love" pada Kamis (14/4/2026). - Harian Jogja // Catur Dwi Janati
JOGJA—Festival musik Veteran Cup kembali digelar di Jogja dengan konsep yang lebih segar pada 2026. Mengusung tema “Forbidden Love”, ajang ini siap menjadi ruang ekspresi bagi penikmat musik yang ingin merayakan kisah cinta, baik yang berakhir bahagia maupun yang kandas di tengah jalan.
Project Manager Veteran Cup Festival, Raden Kenny Adjie, menjelaskan bahwa tahun ini festival akan digelar dua kali. Selain edisi “Forbidden Love” pada April, panitia juga menyiapkan edisi kedua bertema “Hari Raya Patah Hati” yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.
“Di 2026 ini kami bikin dua event, April untuk Forbidden Love dan September tetap dengan Hari Raya Patah Hati,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Angkat Tema Cinta Terlarang
Tema “Forbidden Love” dipilih untuk mengakomodasi berbagai dinamika percintaan yang dirasakan generasi muda. Mulai dari kisah cinta yang berbunga hingga yang harus berakhir karena keadaan, semuanya dirangkum dalam satu panggung musik.
Panitia menghadirkan musisi dengan lagu-lagu bertema cinta dan patah hati, sehingga penonton dapat larut dalam suasana dan mengekspresikan perasaan melalui nyanyian bersama.
Festival yang berakar dari kegiatan mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta ini kini berkembang menjadi salah satu agenda musik yang dinantikan di Jogja. Meski semakin besar, ajang ini tetap membuka ruang bagi mahasiswa dan musisi lokal untuk terlibat.
Sejumlah penampil dipastikan meramaikan panggung, mulai dari Fiersa Besari, For Revenge, Last Child, Yovie & Nuno, hingga Nadhif Basalamah dan band lokal seperti FlowFist.
Kehadiran berbagai musisi lintas genre ini diharapkan mampu menjangkau selera penonton yang beragam.
Digelar di Mandala Krida
Veteran Cup Festival “Forbidden Love” akan berlangsung pada 25 April 2026 di Stadion Mandala Krida. Acara dijadwalkan dimulai sejak siang hari dengan berbagai penampilan musik serta aktivitas pendukung lainnya.
Selain konser, panitia juga menghadirkan merchandise resmi berupa kaus dengan desain khusus yang menampilkan daftar penampil tahun ini.
Panitia menargetkan kehadiran hingga 12.000 penonton pada gelaran kali ini. Hingga pertengahan April, sekitar 9.000 tiket telah terjual.
Tersedia tiga kategori tiket, yakni tiket single, couple, dan paket grup untuk lima orang, guna memberikan fleksibilitas bagi pengunjung.
Perhatikan Keamanan dan Kenyamanan
Assistant Project Manager, Ceasar Wijanarko, menegaskan bahwa aspek keamanan menjadi prioritas. Penyelenggara telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian serta menerapkan sistem pemeriksaan ketat di pintu masuk.
Pengunjung akan melalui proses body checking dengan antrean terpisah antara pria dan wanita. Selain itu, panitia juga menyiapkan pusat informasi untuk menangani laporan kehilangan atau kejadian darurat.
“Jika ada barang hilang, panitia akan langsung menindaklanjuti dengan prosedur pengecekan saat pengunjung keluar area,” jelasnya.
Tak hanya itu, fasilitas pendukung seperti area pengisian daya ponsel juga disediakan untuk menunjang kenyamanan pengunjung selama acara berlangsung.
Dengan konsep yang terus berkembang, Veteran Cup Festival tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah bagi musisi lokal dan mahasiswa untuk berkreasi. Festival ini diharapkan mampu terus tumbuh sebagai ikon event musik di Jogja. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.


















































