Harianjogja.com, JOGJA—Pelaksanaan Ujian Mandiri Universitas Gadjah Mada berbasis komputer atau UM UGM CBT 2026 tinggal menghitung hari. Ribuan calon mahasiswa diperkirakan akan bersaing memperebutkan kursi di berbagai program studi favorit UGM melalui jalur seleksi mandiri yang dijadwalkan berlangsung pada 2–6 Juni 2026.
Seleksi ini menjadi salah satu jalur masuk paling kompetitif setelah pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik yang kuat, tetapi juga strategi pengerjaan soal yang tepat untuk memperoleh hasil maksimal.
Penilaian UM UGM CBT 2026 dilakukan dengan mengombinasikan skor ujian mandiri dan nilai UTBK-SNBT yang telah diperoleh peserta sebelumnya.
Dengan waktu persiapan yang semakin singkat, peserta diimbau menjaga kondisi fisik, mengatur pola belajar, dan memahami karakteristik setiap mata ujian yang akan dihadapi.

Berdasarkan lini masa resmi Direktorat Pendidikan dan Pengajaran UGM, hasil seleksi UM UGM CBT 2026 dijadwalkan diumumkan pada 12 Juni 2026.
Materi UM UGM CBT 2026 dan Strategi Mengerjakannya
Berbeda dengan UTBK yang berfokus pada kemampuan skolastik, UM UGM CBT tetap mempertahankan pengujian kemampuan akademik sesuai rumpun keilmuan yang dipilih peserta. Materi ujian secara umum terdiri atas Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
1. Tes Potensi Akademik (TPA) dan Matematika Dasar
Mata ujian ini menjadi fondasi utama penilaian karena wajib dikerjakan oleh seluruh peserta, baik kelompok saintek maupun soshum.
Karakteristik soal meliputi kemampuan verbal, logika, penalaran numerik, deret angka, kemampuan spasial, hingga pemahaman matematika dasar seperti aljabar, statistika, dan peluang.
Strategi yang disarankan adalah mengelola waktu secara efektif. Peserta sebaiknya tidak terlalu lama terpaku pada satu soal yang sulit dan dapat memprioritaskan soal verbal maupun spasial yang umumnya lebih cepat diselesaikan dibandingkan soal numerik yang membutuhkan perhitungan lebih panjang.
2. Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
Kedua mata ujian ini menguji kemampuan literasi, analisis bacaan, pemahaman struktur bahasa, serta kemampuan menarik kesimpulan dari sebuah teks.
Soal umumnya berupa bacaan panjang yang mengharuskan peserta menemukan ide pokok, makna tersirat, simpulan, hingga mengidentifikasi penggunaan tata bahasa yang tepat.
Peserta disarankan menggunakan teknik skimming dan scanning. Membaca pertanyaan terlebih dahulu sebelum menelaah seluruh teks dapat membantu menghemat waktu sekaligus mempermudah pencarian informasi yang relevan.

3. Tes Kemampuan Akademik (TKA) Saintek
Materi ini diperuntukkan bagi peserta yang memilih program studi di rumpun ilmu sains dan teknologi seperti Kedokteran, Teknik, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), Pertanian, serta program studi sejenis lainnya.
Mata ujian yang diujikan meliputi Matematika IPA, Fisika, Kimia, dan Biologi.
Karakteristik soal UM UGM dikenal menuntut pemahaman konsep yang mendalam. Oleh karena itu, peserta tidak cukup hanya menghafal rumus, tetapi perlu memahami konsep dasar yang menjadi fondasi setiap materi.
Pada Fisika misalnya, peserta perlu menguasai konsep mekanika. Pada Kimia, materi stoikiometri menjadi salah satu topik yang kerap muncul. Sementara pada Biologi, pemahaman mengenai sel dan genetika masih menjadi materi penting. Untuk Matematika IPA, penguasaan kalkulus dan analisis fungsi menjadi bekal yang sangat diperlukan.
4. Tes Kemampuan Akademik (TKA) Soshum
Peserta yang memilih program studi di Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, FISIPOL, Ilmu Budaya, serta rumpun ilmu sosial dan humaniora lainnya akan menghadapi TKA Soshum.
Materi yang diujikan meliputi Sejarah, Ekonomi, Sosiologi, dan Geografi.
Berbeda dengan anggapan umum bahwa materi soshum hanya mengandalkan hafalan, soal UM UGM justru lebih banyak menguji kemampuan analisis. Peserta perlu mampu mengaitkan teori dengan fenomena yang terjadi di masyarakat.
Untuk Sejarah, fokus tidak hanya pada tahun dan nama peristiwa, tetapi juga hubungan sebab-akibat yang melatarbelakanginya. Pada Ekonomi dan Sosiologi, kemampuan memahami kasus aktual dan menghubungkannya dengan teori menjadi nilai tambah yang penting.

Persiapan Penting Menjelang Hari Ujian
Selain menguasai materi, peserta juga perlu memperhatikan sejumlah hal teknis sebelum mengikuti UM UGM CBT 2026.
Mencetak kartu ujian dan membawa identitas resmi seperti KTP atau kartu pelajar.
Menyiapkan dokumen kelulusan berupa ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL).
Melakukan survei lokasi ujian lebih awal untuk menghindari keterlambatan.
Menggunakan pakaian rapi, sopan, dan bersepatu sesuai ketentuan yang berlaku.
Datang lebih awal agar memiliki waktu beradaptasi dengan lingkungan ujian.
Pelaksanaan UM UGM CBT 2026 menjadi salah satu tahap penting bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di Universitas Gadjah Mada. Dengan memahami pola soal, mengatur strategi pengerjaan, serta mempersiapkan diri secara matang, peserta memiliki peluang lebih besar untuk bersaing memperebutkan kursi di program studi yang diincar sebelum hasil seleksi diumumkan pada 12 Juni 2026 mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.


















































