Tolak Andorra, Marc Marquez Setia Bayar Pajak di Spanyol

8 hours ago 1

Tolak Andorra, Marc Marquez Setia Bayar Pajak di Spanyol Marc Marquez menjadi pembalap tercepat pada sesi practice di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Jumat (15/8 - 2025). (MotoGP)

Harianjogja.com, JOGJA—Pebalap MotoGP Marc Márquez kembali jadi sorotan, bukan karena balapan, melainkan keputusan finansialnya.

Ia memilih tetap membayar pajak di Spanyol meski harus merelakan potensi penghematan lebih dari Rp100 miliar per tahun.

Keputusan ini diambil di tengah tren pembalap dunia yang memilih pindah ke negara dengan pajak rendah seperti Andorra. Namun, Marquez menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi wajib pajak di Spanyol.

“Saya ingin memperjelas sesuatu, saya bayar pajak, dan saya akan terus membayar pajak saya di Spanyol,” tegasnya dikutip dari Marca, Jumat (10/4/2026).

Rela Kehilangan Rp100 Miliar per Tahun

Pilihan tersebut bukan tanpa konsekuensi. Marquez diperkirakan kehilangan sekitar 6 juta euro atau lebih dari Rp100 miliar setiap tahun dibandingkan jika menetap di Andorra.

Perbedaan ini dipicu oleh tarif pajak penghasilan di Spanyol yang bisa mencapai 47%, jauh lebih tinggi dibandingkan Andorra yang hanya sekitar 10%.

Meski sempat mencoba tinggal di Andorra, Marquez mengaku tidak betah dan akhirnya memilih kembali ke tanah kelahirannya.

Tren Pebalap MotoGP Pindah ke Andorra

Berbeda dengan Marquez, banyak pebalap MotoGP memilih berdomisili di Andorra karena keuntungan pajak dan lokasi strategis dekat sirkuit Eropa.

Beberapa nama yang tinggal di Andorra antara lain:

  • Fabio Quartararo
  • Jorge Martín
  • Álex Rins
  • Aleix Espargaró
  • Joan Mir
  • Jack Miller

Fenomena ini membuat Andorra dijuluki sebagai “markas” pembalap MotoGP di Eropa.

Otoritas pajak Spanyol kini mulai meningkatkan pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan status residensi. Sejumlah pembalap, termasuk keluarga Espargaró, disebut sempat masuk radar investigasi.

Keputusan Marc Marquez ini menjadi kontras di tengah tren pembalap yang mencari keuntungan pajak, sekaligus memperkuat citranya sebagai atlet yang memilih kontribusi terhadap negaranya di luar lintasan balap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |