Timnas Iran Wajib Keluar Masuk AS Saat Piala Dunia 2026

9 hours ago 4

Jumali

Jumali Selasa, 09 Juni 2026 15:37 WIB

Timnas Iran Wajib Keluar Masuk AS Saat Piala Dunia 2026

Trofi Piala Dunia - ist/FIFA

Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Iran menghadapi tantangan di luar lapangan menjelang Piala Dunia 2026. Pemerintah Amerika Serikat menerapkan pembatasan keimigrasian khusus yang mewajibkan pemain dan ofisial Iran masuk dan meninggalkan wilayah AS pada hari yang sama dengan jadwal pertandingan mereka.

Kebijakan tersebut merupakan imbas dari hubungan yang masih tegang antara Amerika Serikat dan Iran. Akibat aturan itu, Timnas Iran memutuskan memindahkan lokasi pemusatan latihan dari Tucson, Arizona, ke Tijuana, Meksiko.

“Kami bisa masuk pada pagi hari dan harus keluar pada hari yang sama,” kata perwakilan Iran, Abolfazl Pasandideh, seperti dikutip AFP.

Langkah tersebut menjadikan Iran sebagai salah satu peserta dengan persiapan paling unik pada Piala Dunia 2026. Selama turnamen berlangsung, Tijuana akan menjadi pusat operasional dan persiapan Tim Melli sebelum bertolak ke lokasi pertandingan di Amerika Serikat.

Selain pembatasan durasi kunjungan, otoritas AS juga dilaporkan menolak visa sejumlah staf pendukung Timnas Iran. Sementara para pemain baru menerima visa Amerika Serikat pada malam sebelum keberangkatan mereka dari Antalya, Turki.

Sebelum menuju Meksiko, skuad Iran menjalani pemusatan latihan hampir tiga pekan di Antalya sambil mengurus dokumen perjalanan ke Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat.

Penolakan visa terhadap beberapa anggota staf memicu protes dari Kedutaan Besar Iran di Turki. Dalam pernyataannya di platform X, kedutaan menilai kebijakan tersebut sebagai perlakuan diskriminatif terhadap tim nasional Iran.

“Anda kini telah meningkatkan perlakuan yang disengaja dan diskriminatif terhadap tim sepak bola nasional Iran ke tingkat tertinggi,” tulis Kedutaan Besar Iran.

Kedutaan juga mendesak FIFA meminta penjelasan kepada pemerintah Amerika Serikat dan menilai kebijakan tersebut berpotensi mengganggu partisipasi Iran dalam ajang internasional.

Rombongan Timnas Iran dilaporkan telah bertolak dari Turki menuju Tijuana pada Sabtu (6/6/2026) pukul 18.10 waktu setempat. Dari kota perbatasan tersebut, para pemain akan melakukan perjalanan menuju lokasi pertandingan selama fase grup.

Berdasarkan jadwal resmi Grup G, Iran akan menghadapi Selandia Baru pada 15 Juni di Los Angeles. Selanjutnya, Tim Melli bertemu Belgia pada 21 Juni di Los Angeles sebelum menutup fase grup melawan Mesir pada 26 Juni di Seattle.

Meski menghadapi kendala administratif, Iran datang ke Piala Dunia 2026 dengan modal positif. Dalam laga uji coba di Antalya, mereka berhasil mengalahkan Mali dengan skor 2-0 dan juga meraih kemenangan atas Gambia.

Pembatasan keimigrasian yang diterapkan Amerika Serikat kini menjadi salah satu isu yang menyita perhatian menjelang Piala Dunia 2026. FIFA diharapkan dapat memediasi berbagai kendala yang muncul agar seluruh peserta dapat menjalani turnamen dengan kondisi yang setara dan tanpa hambatan administratif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |